PENGERTIAN GERAKAN REVITALISASI DAN MILENARIAN ADALAH

122 views

PENGERTIAN GERAKAN REVITALISASI DAN MILENARIAN ADALAH – Gerakan sosial-keagamaan sebagaimana disebutkan pada judulbiasEmya disebut gerakan revitalisasi atau milenarian (seribu tahun). Istilah revitalisasi berarti suatu upaya untuk menciptakan eksistensi yang baru atau yang “direvitalisasi” yang sangat disukai bagi keadaan yang ada sekarang. Istilah milenarian paling sering digunakan untuk menyebut gerakan sosial keagamaan yang mengantisipasi tibanya suatu masa seribu tahun (millennitin0 — suatu masa damai, harmoni, dan makmur yang baru, yakni suatu taman firdaus di Bumi — dan yang sering dipimpin oleh pemimpin-pemimpin kharismatik yang dipandang sebagai mesias.

Gerakan revitalisasi atau milenarian secara khusus terjadi dalam kondi si-kondisi ketegangan atau krisis sosial yang ekstrim: dalam masa perubahan sosial yang cepat ketika orang-orang terbangun dan mertgalami disorientasi dari pola-pola hidup tradisional mereka; ketika kebudayaan pribumi diubah oleh kolonialisme, perang, atau invasi kebudayaan asing; atau ketika penindasan dan eksploitasi mencapai batas-batas yang tak dapat ditolerir. Dalam kondisi-kondisi demikian, gerakan-gerakan milenarian cenderung timbul ketika orang bingung atau diresahkan oleh apa yang terjadi atas diri mereka, dan ketika tidak tersedia cara-cara yang sangat sekuler untuk menEmgani ketegangan ini (Harris, 1974). Sesungguhnya semua gerakan milenarian mengandung unsur keagamaan maupun unsur politik dalam ideologi dan strategi mereka untuk melakukan perubahan; akan tetapi, campuran kedua unsur itu berbedabeda dari satu gerakan dengan gerakan lainnya. Ada beberapa gerakan yang sangat politis dan radikal secara militan, yang mengharapkEm dan mendorong dilakukannya perubahan sosial dengan segera. Yang lainnya lebih terarah kepada tujuan religius daripada spektrumnya, dengan tema-tema religius dunia-lain yang secara substansial menaungi tema-tema politik sekulernya. Namun, gerakan-gerakan lainnya agama dunia-lain dan politik sekuler bercampur menurut porsi-porsi yang hampir sebanding. Tetapi, dalam semua kasus itu, gerakan revitalisasi dan milenarian didasarkan pada penolakan untukmenerima segala sesuatu sebagaimana adanya. Para anggota gerakan itu tnengharapkan dan mendambakan terjadinya semacam perubahan yang berarti di dalam hidup mereka. Gerakan sosioreligius itu telah terjadi di banyak tempat dalam sejarah dan di selunth dunia. Gerakan-gerakan itu telah dijumpai antara lain di Eropa kuno klasik, abad pertengahan dan modem, Melanesia, Polinesia, Afrika, Amerika Selatan, Amerika Utara, dan Indonesia. Banyak yang masih ada dewasa ini, malah di Barat yang masyarakat industri sekalipun. Kebanyakan gerakan itu telah mengalami kegagalan, tetapi beberapa telah berhasil sampai tingkat tertentu. Kristen, misalnya, pada awalnya tumbuh dari milenarianisme Yahudi. Gerakan-gerakan revitalisasi dan milenarian yang terkenal (sebagai tambahan pada gerakan-gerakan Yahudi masa lalu) ialah gerakan-gerakan yang terjadi di Melanesia dan Eropa abad pertengahan, dan di kalangan orang Indian Amerika Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *