Advertisement

Menyatakan bahwa kerap kali sebagian besar barang yang ada di perusahaan hanya mempunyai arti yang kecil, sebaliknya sebagian kecil lainnya justru memberikan arti yang besar. Misalnya, kalau perusahaan menjual 100 macam barang, belurri tentu setiap macam barang memberikan kontribusi penjualan sebesar 1 persen. Menurut hukum Pareto kemungkinannya besar bahwa 80 macam barang hanya memberikan kontribusi pada penjualan sebesar 20 persen, sedang sisanya, 20 macam barang, justru memberikan kontribusi pada penjualan sebesar 80 persen. Karena itu hukum ini juga sering disebut the law of trivial many and the critical few atau eighty- twenty rule.

Hukum ini juga berlaku untuk berbagai hal, misalnya persediaan barang: 20 persen persediaan mempunyai nilai sebesar 80 persen dari nilai seluruh persediaan; biaya produksi 20 persen dari seluruh barang yang diproduksi merupakan 80 persen dari seluruh biaya produksi, dan sebagainya. Hukum ini menunjukkan kepada kita bahwa pimpinan perusahaan tidak perlu memperhatikan seluruh barang melainkan harus lebih memperhatikan sebagian kecil barang yang memberikan arti besar bagi perusahaan.

Advertisement

Hukum ini dikembangkan oleh Vilfredo Pareto (1848-1923), seorang ahli ekonomi bangsa Italia yang mempunyai pengetahuan luas di bidang matematika, ilmu alam dan teknik. Bersama Leon Waras, Pareto merupakan dua perintis mazhab Lausanne.

Incoming search terms:

  • hukum pareto
  • pengertian hukum pareto
  • apa itu barang pare
  • apa arti pareto
  • barang pareto adalah
  • bunyi hukum pareto
  • pareto

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • hukum pareto
  • pengertian hukum pareto
  • apa itu barang pare
  • apa arti pareto
  • barang pareto adalah
  • bunyi hukum pareto
  • pareto