Advertisement

Masa menunggu bagi seorang janda yang diceraikan atau ditinggal mati suaminya. Bagi seorang janda (karena perceraian) yang masih mengalami haid dan tidak dalam keadaan hamil, masa iddahnya tiga kali suci dari haidnya, sedangkan bagi wanita dalam keadaan hamil, masa iddahnya sampai saat melahir­kan. Adapun wanita yang belum pernah atau sudah tidak mengalami haid, masa iddahnya selama tiga bu­lan. Bagi wanita yang ditinggal mati suaminya, masa iddahnya empat bulan sepuluh hari, dan jika ia dalam keadaan hamil masa iddahnya sampai saat melahir­kan. Selama masa iddah, seorang wanita berhak me­nempati rumah yang disediakan suaminya dan mem­peroleh nafkah sehari-hari dari bekas suaminya.

Advertisement
Advertisement