Advertisement

Humaniora

Elwood mendefinisikan “humaniora” sebagai seperangkat dari perilaku moral manusia terhadap sesamanya (Elwood, 1975).

Advertisement

Penulis percaya bahwa definisi ini juga menyiratkan pengakuan bahwa manusia adalah makhluk yang mempunyai kedudukan amung (unique) di dalam ekosistem, namun sekaligus juga amat bergantung pada ekosistem itu, dan ia sendiri bahkan merupakan bagiannya. Karena itu penulis ingin berpaling ke arah pengertian “humaniora” yang memperluas hubungan trisula atau bercabang tiga; hubungan manusia dengan Khaliknya, dengan sesamanya, dan dengan alam, baik makhluk jasad-jasad hidup maupun benda-benda mati.

Ilmu

“Ilmu” dalam tulisan ini diartikan sebagai semua pengetahuan yang terhimpun lewat metode-metode keilmuan. Tegasnya pengetahuan yang diperoleh sebagai hasil rentetan daur-daur penyimpulrampatan (induksi), penyimpulkhasan (deduksi), dan penyahihan (vertifikasi/validasi) yang terus-menerus tak kunjung usai (Kemeny, 1959).

Oleh karena fase atau jalur deduksi seluruhnya terletak di dunia entitas dan kandaran (operasi) logika dan matematika kaum teoriwan, maka dalildalilnya termasuk dalam kategori a-priori. Dalil-dalil semacam itu dijabarkan dari dan dengan penalaran murni, dan karenanya tak mengandung isi nyata (faktual). Kedua fase yang lain, yakni fase induksik dan fase validasi, melintasi sempadan yang tak tegas antara kedua dunia itu. Karena itu, dalil-dalil yang dihasilkan ini mencakup pula dalil-dalil a-posteriori, yang kebenaran atau kesalahannya baru dapat dipastikan setelah diuji dihadapmukakan dengan kenyataan.

Dalam batas-batas definisi di atas, maka disiplin-disiplin seperti matematika, etika atau teologia tidak termasuk yang penulis maksudkan sebagai ilmu, meskipun disiplin-disiplin itu jelas sarat dengan kegiatan intelektual dan karena tercakup oleh istilah umum watenchap atau wessenchaft. Lebih khusus lagi, dalam tulisan ini istilah “ilmu” dimaksudkan untuk “IPA” (ilmu pengetahuan alam), yang cabang-cabang utamanya adalah fisika, kimia, dan biologi.

Incoming search terms:

  • arti humaniora
  • pengertian humainora
  • definisi humaniora
  • humaniora arti
  • kedudukan amung

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti humaniora
  • pengertian humainora
  • definisi humaniora
  • humaniora arti
  • kedudukan amung