PENGERTIAN ILMU EKONOMI

150 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari perihal kesibukan manusia yang tentang bersama aktivitas produksi, distribusi, dan mengonsumsi pada barang dan jasa.

Ada termasuk yang menjelaskan definisi ekonomi adalah seluruh yang terjalin bersama upaya dan daya manusia didalam memenuhi keperluan hidupnya untuk menggapai suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bhs Yunani, yakni “Oikos” yang artinya keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang berarti peraturan/ hukum. Sehingga makna Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen tempat tinggal tangga atau aturan tempat tinggal tangga.

Lalu apa saja motif dalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk laksanakan kegiatan ekonomi. Berikut ini adalah lebih dari satu motif dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini biasanya dikerjakan oleh konsumen, jika belanja keperluan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini dilaksanakan oleh penjual, jika menjajakan keperluan pokok manusia untuk memperoleh keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif meraih kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih tahu apa itu ekonomi, maka kami sanggup merujuk terhadap pendapat sebagian ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah studi perihal perilaku manusia sebagai jalinan pada tujuannya dihadapkan dengan ketersediaan sumber kekuatan untuk mencapai tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah belajar perihal manusia sebagaimana mereka menjalani hidup, bergerak dan berpikir didalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan perihal suatu suasana dan dikarenakan adanya kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah pengetahuan yang konsen pada penciptaan nilai ganti barang dan jasa yang dapat tingkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah dimana sektor industri menempel diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam pengetahuan ekonomi terdapat sebagian prinsip yang mendasarinya. Mengacu terhadap pengertian ekonomi di atas, berikut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip memproses dalam ekonomi adalah perekonomian miliki peran didalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproses membutuhkan biaya dan bisnis didalam pelaksanaannya. Aktivitas mengolah dapat membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian komitmen distribusi didalam ekonomi adalah kesibukan penyaluran/ distribusi suatu produk kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini mesti dilakukan bersama perhitungan kala yang baik supaya product yang disalurkan tiba di wilayah penjualan pas waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi dilaksanakan pada kala dini hari supaya mutu buah dan sayur selalu baik sementara konsumen membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen mengonsumsi di dalam ekonomi adalah segala aktivitas pemakaian suatu produk yang ditunaikan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya supaya atap rumahnya tidak bocor dikala hujan dan menjadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala perihal yang menjadi motivasi atau alasan yang menyebabkan seseorang lakukan tindakan ekonomi, baik berasal dari di dalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, ada dua style motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni stimulus dari di dalam diri manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia melacak makan gara-gara jadi lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu stimulan atau efek yang berasal dari luar pada manusia untuk lakukan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia menginginkan membeli tempat tinggal gara-gara lihat orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yaitu stimulan dalam diri manusia untuk mempertahankan hidupnya sehingga berupaya laksanakan bermacam hal. Misalnya; bekerja untuk beroleh uang untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yakni permintaan manusia untuk mendapatkan keuntungan dari aktivitas ekonomi. Pada umumnya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjajakan suatu hal kepada orang lain bersama dengan mengambil keuntungan dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yakni motivasi berasal dari didalam diri manusia untuk jalankan aktivitas ekonomi karena menghendaki memperoleh penghargaan, baik sebab keahlian yang dimiliki maupun dikarenakan jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar aktivitas ekonomi manusia adalah kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas dari masing-masing kesibukan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari aktivitas memproduksi adalah punya tujuan untuk menghasilkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku aktivitas memproses ini adalah pengusaha di berbagai industri, sekiranya pebisnis agribisnis, pebisnis furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari kegiatan memproduksi dapat disalurkan kepada pembeli untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, aktivitas mengolah yang dilakukan produsen adalah untuk memenuhi keperluan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari kegiatan distribusi adalah menyalurkan product (barang/ jasa) berasal dari suatu wilayah ke wilayah paling dekat bersama konsumen. Proses distribusi terlalu kritis dalam aktivitas ekonomi sebab bisa mewujudkan keserasian antara kebutuhan dan ketersediaan product yang dibutuhkan konsumen.

Proses distribusi bukanlah aktivitas tunggal, tapi perpaduan berasal dari beragam aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi aktivitas pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi mutu barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini memiliki banyak kegiatan yang saling berhubungan. Dan tujuan kelanjutannya adalah penyaluran barang yang diperlukan pembeli dapat tiba terhadap selagi yang pas dan barang didalam kondisi yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti berasal dari aktivitas konsumsi adalah kegiatan kenakan atau mengfungsikan produk (barang/ jasa) untuk mencukupi keperluan konsumen. Contoh aktivitas mengonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah jadi makanan
Membeli busana dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan daya listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *