PENGERTIAN ILMU EKONOMI MIKRO

157 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu ilmu sosial yang mempelajari berkenaan aktivitas manusia yang berkenaan bersama kesibukan produksi, distribusi, dan mengkonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada juga yang menyebutkan definisi ekonomi adalah seluruh yang terkait dengan upaya dan kekuatan manusia dalam mencukupi kebutuhan hidupnya untuk raih suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bahasa Yunani, yakni “Oikos” yang berarti keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang berarti peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen tempat tinggal tangga atau ketetapan rumah tangga.

Lalu apa saja motif dalam ekonomi?

Yang dimaksud dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk jalankan aktivitas ekonomi. Berikut ini adalah sebagian motif didalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan keperluan sehari-hari. Motif ini biasanya dijalankan oleh konsumen, andaikata membeli kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif melacak keuntungan. Motif ini ditunaikan oleh penjual, andaikata menjajakan kebutuhan pokok manusia untuk mendapatkan keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif mendapatkan kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih mengetahui apa itu ekonomi, maka kita bisa merujuk terhadap pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah studi mengenai tingkah laku manusia sebagai hubungan antara tujuannya dihadapkan bersama ketersediaan sumber energi untuk raih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi berkenaan manusia sebagaimana mereka menjalani hidup, bergerak dan berpikir di dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan perihal suatu keadaan dan sebab terdapatnya kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah ilmu yang konsen pada penciptaan nilai pindah barang dan jasa yang bisa meningkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri menempel diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam pengetahuan ekonomi terdapat sebagian prinsip yang mendasarinya. Mengacu terhadap pengertian ekonomi di atas, tersebut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip produksi di dalam ekonomi adalah perekonomian memiliki peran dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproduksi perlu cost dan bisnis didalam pelaksanaannya. Aktivitas memproduksi akan membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produk tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian prinsip distribusi didalam ekonomi adalah aktivitas penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini perlu dilakukan dengan perhitungan sementara yang baik agar produk yang disalurkan tiba di lokasi penjualan pas waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjual di pasar. Proses distribusi dilaksanakan pada saat dini hari agar kualitas buah dan sayur tetap baik waktu customer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen mengkonsumsi dalam ekonomi adalah segala aktivitas pemanfaatan suatu produk yang dikerjakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya supaya atap rumahnya tidak bocor dikala hujan dan mulai nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala perihal yang jadi stimulan atau alasan yang sebabkan seseorang melakukan tindakan ekonomi, baik dari dalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, tersedia dua model motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yaitu dorongan berasal dari dalam diri manusia untuk melaksanakan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia melacak makan gara-gara jadi lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu stimulus atau dampak yang berasal dari luar pada manusia untuk jalankan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia dambakan membeli tempat tinggal karena lihat orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni motivasi di dalam diri manusia untuk menjaga hidupnya agar mengusahakan lakukan beragam hal. Misalnya; bekerja untuk memperoleh uang untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu keinginan manusia untuk beroleh keuntungan dari aktivitas ekonomi. Pada biasanya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual sesuatu kepada orang lain bersama dengan menyita keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yaitu impuls dari didalam diri manusia untuk lakukan aktivitas ekonomi sebab inginkan beroleh penghargaan, baik gara-gara keahlian yang dimiliki maupun dikarenakan jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kesibukan ekonomi manusia adalah aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari tiap-tiap kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari kegiatan produksi adalah bertujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kegiatan mengolah ini adalah pebisnis di beragam industri, andaikan pengusaha agribisnis, pengusaha furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari kesibukan produksi akan disalurkan kepada kastemer untuk mencukupi kebutuhannya. Jadi, kesibukan memproduksi yang dilakukan produsen adalah untuk memenuhi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari kesibukan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) berasal dari suatu wilayah ke lokasi paling dekat bersama dengan konsumen. Proses distribusi terlampau kritis dalam kesibukan ekonomi sebab sanggup mewujudkan keselarasan antara kebutuhan dan ketersediaan produk yang diperlukan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kesibukan tunggal, namun perpaduan berasal dari bermacam aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kegiatan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini punya banyak kesibukan yang saling berhubungan. Dan tujuan kelanjutannya adalah penyaluran barang yang dibutuhkan customer mampu tiba terhadap selagi yang tepat dan barang di dalam keadaan yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti berasal dari kesibukan mengkonsumsi adalah kegiatan kenakan atau mengfungsikan produk (barang/ jasa) untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Contoh kesibukan mengkonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah jadi makanan
Membeli busana dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan energi listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *