PENGERTIAN ILMU PENGETAHUAN ORANG YUNANI (GERIKA) ADALAH

48 views

PENGERTIAN ILMU PENGETAHUAN ORANG YUNANI (GERIKA) ADALAH – Ilmu pengetahuan Yummi lahir bersamaan dengan munculnya pemikir-pemikir Ionian pada abad vi sebelum Kristus. Banyak orang Ionian sangat materialistik dalam_pandangan ihniahnya, yang berusaha untuk menjelaskan gejala dengan mengacu kepada proses alamiah dan tanpa berpaling kepada campur tangan. Barangkali materialis Ionian yang paling menarik perhatian ialah Democritus, penemu pertaina:teori atom. Democritus memandang alam semesta ini sebagai wujud yang terbentuk daripartikel-partikel — atom-atom — yang tak terhitung dan tak terbagi-bagi, yang bergerak berkitar dalam kehampaan ruang. Ide i11i, meski pada masa itu dipandang bertentangEm dengan pendapat resmi, adalah basis orisinil bagi pemahaman modern kita tentang partikel-partikel atom.

Tahap ilnlu pengetalman Yunani berikutnya, Athenian (480-330 sebelum Kristus), ditandai oleh sumbangan paling penting dari Aristotle. Ia telah memberi sumbangan penting dalam bidang-bidang logika, fisika, dan biologi. Aristotle percaya bahwa sesuatu dapat dijelaskan jika”sifatnya” telah diidentifikasi, yang memberlakukan ide uli dalam dunia fisika maupurt biologi. Terkandung di dalam pengertian ini ialah suatu doldrin “penyebab akl-nr” (final cause), yang percaya bahwa gejala itu ada dengan maksud atau tujuan yang diusahakan untuk tercapai.

Pencapaian yang paling penting dari ihnu pengetahuan Yunani ialah yang dihasilkan selama tahap Helenistik (330 sebelum Kristus sampai abad ii sesudah Kristus). Para ilmuwan Helenistik telah memberi sumbangan yang signifikan dalam bidang-bidang astronomi danmatematika. Yang paling penting dari ilmuwan itu adalah Hipparchus, yang menyusun katalog pertama tentang bintang-bintang; Aristarchus dari Samos, yang menempatkan matahari, bukannya pada pusat semesta; dan Ptolemy, yang “mengembangkan suatu model prediktif untuk memahami gerakan-gerakan planet dan membaca rahasia-rahasia pesan di langit” (Sagan, 1980:51). Kontribusi terbesar kepada matematika Helenistik ialah yang diberikan oleh Euclid, yang formulasiformulasinya sampai saat ini menjadi basis untuk banyak geometri. Sumbangan yang penting juga telah dilakukan untuk ilmu mekanika oleh Archimedes.

Dengan runtuhnya, peradaban Yunani dan munculnya peradaban Romawi, maka ilmu pengetahuan mengalami kemerosotan yang besar. Orang- orang Romawi banyak meremehkan kebudayaan Yunani dan sedikit saja atau malahan tidak memanfaatk’an ilmu pengetahuannya. Ketika masyarakat Romawi memberi jalan kepada Abad Gelap dan feodalisme Eropa, ilmu pengetahuan menjadi ciri kehidupan sosial yang jauh kurang penting dibandingkan dengan Selama masa puncaknya Yunani. Sementara karya ilmiah terus ditulis selama masa itu, feodalisme Eropa jarang diketahui sebagai peradaban yang menyukai ilmu pengetahuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *