PENGERTIAN INFRASTRUKTUR MATERIAL

29 views

PENGERTIAN INFRASTRUKTUR MATERIAL – Infrastruktur materialberisibahan-bahanbaku dan bentuk-bentuk sosial dasar yang berkaitan dengan upaya manusia mempertahankan hidup dan beradap-tasi dengan lingkungannya. Infrastruktur sebuah masyarakat adalah komponen yang paling dasar dalam pengertian bahwa tanpa itu, maka dia tidak akan mungkin bertahan secara fisik. Infrastruktur itu sendiri terdiri dari empat sub-unit d asar:

1. Teknologi. Teknologi terdiri dari informasi, peralatan, teknik yang dengannya manusia beradaptasi dengan lingkungan fisiknya (Lenski,1970). Ia tidak hanya berisi peralatan atau obyek yang bersifat fisik atau kongkrit, tetapi juga pengetahuan yang dapat diaplikasikan manusia dengan cara tertentu. Dengan demikian, kursi, bantal dan mobil adalah unsur-unsur tetapi pengetahuan tentang bagaimana menjinakkan dan memelihara tanam-an dan binatang liar juga termasuk teknologi.

2. Ekonomi. Ekonomi suatu masyarakat adalah sistem yang teratur di manabarang dan jasa dihasilkan, didistribusikan, dan dipertukarkan di antara para individu dan masyarakat. Produksi merujuk kepada berbagai hal, seperti barang apa yang diproduksi, oleh siapa, alat dan teknik apa yang digunakan, dan siapa yang memiliki bahan-bahan dasar yang masuk ke dalam proses produksi. Distribusi meliputi cara barang-barang yang telah diproduksi itu dialokasikan ke berbagai individu dan kelompok dalam masyarakat. Pertukaran dilakukan apabila para individu atau kelompokmenyerahkan sesuatu yang berharga kepada orang lain sebagai ganti barang berharga lain yang dia peroleh darinya. Cara sebuah masyarakat mendistribusikan barang dan jasa umumnya tergantung kepada cara barang dan jasa tersebut diproduksi.

3. Ekologi. Ekologi meliputi seluruh lingkungan fisik yang terhadapnya manusia harus beradaptasi. Ia meliputi sifat-sifat tanah, sifat iklim, pola hujan, sifat kehidupan tanaman dan binatang, serta ketersediaan sumber daya alam. Dalam pengertian yang ketat, ekologi bukanlah bagian dari sistem sosiokultural; ia merupakan lingkungan eksternal yang terhadapnya sistem sosiokultural narus menyesuaikan diri. Namun, karena faktor ekologis seringkali merupa-kan determinan krusial bagi berbagai aspek kehidupan sosial, maka di sini ekologi diperlakukan sebagai komponen dasar sistem sosiokultural.

4. Demografi. Faktor demografis adalah faktor yang meliputi sifat dan dinamika penduduk manusia. Kepadatan dan jumlah penduduk, pertumbuhan, kemerosotan, atau stabilitasnya, serta komposisi umur dan jenis kelamin rnerupakan hal yang penting diketahui dalam mengkaji suatu masyarakat. Faktor demografis juga mencakup teknik pengaturan penduduk atau pengendalian kelahiran dan intensitas penerapan teknik tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *