PENGERTIAN INTROVERSIAdalah terarahnya minat dan perha­tian seseorang kepada peristiwa-peristiwa di dunia dalam dirinya. Introversi merupakan salah satu kutub pada satu kontinuum, sedangkan kutub lainnya adalah ekstra versi atau ekstroversi.

C.G. Jung, ahli psikologi, menyusun suatu tipologi yang didasarkan atas kecenderungan untuk lebih mengarahkan diri ke dunia dalam diri atau ke dunia luar diri. Kecenderungan yang pertama menandai tipe introvert, sedangkan yang kedua menandai tipe eks- trovert (ekstravert). Tipe introvert, menurut Jung, cenderung agak ragu dan menjauhkan diri dari dunia luar, cepat bersikap defensif, dan lebih suka meng­amat-amati peristiwa di dunia luar, seolah-olah dari tempat yang tersembunyi. Dalam interaksinya dengan dunia luar ia bersikap terbuka, cepat menyesuaikan diri dan berhubungan dengan orang lain.

Introversi dan ekstroversi, oleh Jung, kemudian dikaitkan lagi kepada empat fungsi psikologis yang fundamental, yaitu berpikir, merasa, mengindrai, dan berintuisi. Pengkaitan ini menghasilkan delapan sub­tipe, yaitu tipe ekstroversi yang terutama berpikir, yang terutama merasa, yang terutama mengindrai, dan yang terutama berintuisi di satu pihak, sedangkan di lain pihak terdapat tipe introvert yang terutama ber­pikir, yang terutama merasa, yang terutama mengin­drai, dan yang terutama berintuisi.

Tipologi Jung ini telah merangsang minat ahli-ahli lain untuk menelaah lebih jauh dimensi-dimensi ke­pribadian yang dikemukakannya. Salah seorang ada­lah H.J. Eysenck, yang menyusun sejumlah tes un­tuk menentukan kedudukan seseorang pada kontinuum ekstroversi-introversi itu.

Incoming search terms:

  • introversi
  • pengertian introversi
  • introversi adalah
  • arti introversi
  • pengertian introversi dan ekstroversi

Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • introversi
  • pengertian introversi
  • introversi adalah
  • arti introversi
  • pengertian introversi dan ekstroversi