Advertisement

Inversi suhu dapat mengakibatkan masalah polusi yang serius, bukan karena merupakan sumber polusi, tetapi karena dapat menyebabkan polutan terkumpul di dalam atmosfer yang lebih rendah dan tidak menyebar. Kebanyakan masalah polusi udara yang serius terjadi selama inversi suhu.

Pergerakan udara di atmosfer dapat terjadi secara vertikal maupun horizontal. Gerakan horizontal terutama disebabkan oleh aliran angin. Jika angin yang terjadi bersifat aktif dan kekuatannya cukup, polutan tidak mempunyai waktu cukup untuk mengumpul karena cepat disebarkan. Atmosfer di sekeliling gunung, bukit, dan bangunan-bangunan di daerah perkotaan akan memperlambat dan memecah gerakan angin sehingga mengurangi gerakan udara horizontal. Karena gerakan horizontal terbatas, dispersi polutan menjadi tergantung pada gerakan udara vertikal.

Advertisement

Suhu udara di atas bumi secara normal menurun sesuai dengan tingginya lapisan-lapisan atmosfer. Udara yang letaknya paling dekat dengan permukaan bumi dihangatkan oleh bumi dan mengembang sehingga densitasnya lebih rendah daripada udara yang lebih dingin di atasnya. Udara yang hangat dan densitasnya lebih kecil kemudian akan naik menembus udara yang lebih dingin, dan udara yang lebih dingin akan turun untuk menggantikannya. Udara yang lebih dingin ini kemudian akan dipanaskan lagi oleh bumi, mengembang dan naik kembali. Gerakan udara akan terjadi dengan cara ini dan polutan akan tersebar.

Kadang-kadang pola gerakan udara yang normal ini terganggu jika suatu lapisan udara dingin, misalnya dari laut, mengalir ke dalam lapisan yang rendah dan menggantikan udara yang lebih hangat sampai lapisan berikut di atasnya. Jika hal ini terjadi, suhu udara akan menurun dari permukaan bumi sampai lapisan tertentu (misalnya sampai 1500 atau 3000 ft). Keadaan normal ini kemudian digantikan dengan keadaan yang tidak normal di mana suhu udara, misalnya dari 3000 ft sampai 5000 atau 6000 ft naik secara beriapis. Di atas lapisan ini, keadaan suhu tetap normal yaitu suhu akan menurun dengan semakin tingginya lapisan atmosfer. Suhu pada lapisan tersebut (misalnya di antara 3000 ft sampai 5000 atau 6000 ft) disebut lapisan inversi (Gambar 15.1).

Adanya lapisan inversi menghambat sirkulasi atmosfer secara vertikal, karena udara yang lebih dingin tidak dapat naik menembus lapisan inversi yang lebih hangat. Polutan yang terdapat di dalam udara akan terperaiigkap pada lapisan bawah tersebut karena udaranya tidak bergerakGambar 15.1). Keadaan semacam ini mungkin tidak akan berubah selama beberapa hari sampai kondisi cuaca berubah dan lapisan inversi pecah. Masalah polusi lainnya yang timbul akibat adanya lapisan inversi ini adalah kenaikan aktivitas fotokimia. Lapisan inversi ini biasanya hangat, kering dan tidak berawan, sehingga akan mentransmisi sinar matahari dalam jumlah maksimum, dan berinteraksi fotokimia dengan polutan yang terperangkap membentuk smog dalam jumlah tinggi. Jadi jumlah smog yang tinggi biasanya berhubungan dengan polusi udara yang menyangkut inversi suhu.

Incoming search terms:

  • inversi suhu
  • pengertian inversi suhu
  • penyebab terjadinya inversi suhu
  • Penjelasan inversi suhu
  • jelaskan tentang suhu diatmosfer
  • beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinta inversi suhu
  • suhu udara inversi
  • arti dari inversI sUhu
  • inversi suhu pengertian
  • dalam arti bikers suhu

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • inversi suhu
  • pengertian inversi suhu
  • penyebab terjadinya inversi suhu
  • Penjelasan inversi suhu
  • jelaskan tentang suhu diatmosfer
  • beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinta inversi suhu
  • suhu udara inversi
  • arti dari inversI sUhu
  • inversi suhu pengertian
  • dalam arti bikers suhu