Advertisement

Dalam antropologi, mengacu pada suatu jaman ketika manusia sudah mulai menjinakkan atau memelihara binatang. Usaha itu sering disebut juga domestikasi binatang. Manusia tidak lagi hanya hidup dengan bergantung kepada perburuan binatang liar dan pengumpulan makanan, tetapi sudah berusaha menghasilkan makanan dengan cara bercocok tanam dan menernakkan binatang.

Sementara ahli berpendapat bahwa domestikasi adalah akibat langsung dari kebutuhan manusia akan sumber makanan yang meningkat setelah jumlah penduduk makin tinggi, sementara binatang-binatang liar yang dibum semakin berkurang. Domestikasi binatang dianggap sebagai bagian periling dari perubahan menyeluruh dari kehidupan berpindah-pindah ke kehidupan menetap; oleh karena itu domestikasi adalah suatu proses untuk mengadaptasikan binatang liar untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebagai akibat proses ini, lama-kelamaan binatang yang dijinakkan berbeda dalam bentuk fisik maupun perilakunya dari binatang yang masih liar.

Advertisement

Di Asia barat daya, domestikasi binatang terjadi sebelum domestikasi tumbuh-tumbuhan. Di Mesopotamia bagian selatan pemukiman menetap baru terjadi setelah domestikasi binatang untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Jenis-jenis hewan yang mulamula didomestikasi adalah biri-biri (domba), kambing, sapi dan babi. Hal itu mungkin telah terjadi tahun 9000 SM dan 6000 SM.

Namun demikian, anjing (Canis familiar is) dianggap sudah lebih dulu dijinakkan, yaitu sekitar tahun 22000 SM dan 10000 SM. Di gua Palegrawa (Iran) ditemukan bukti-bukti kerangka anjing yang telah dipelihara sekitar 12000 SM; sementara itu di gua Jaguar (Idaho) domestikasi anjing terjadi pada sekitar 8370 SM. Barangkali anjing dimanfaatkan tenaganya untuk membantu perburuan.

Dalam aspek ekonomi, jenis hewan yang penting untuk dipelihara adalah biri-biri (Oris) dan kambing (Capra hircus) untuk memenuhi kebutuhan akan daging dan susu. Di gua Shanidar (Kurdistan) ditemukan bukti tentang domestikasi kambing yang telah berlangsung pada 8500 SM. Di Ali Kosh (Iran bagian barat daya) ditemukan tulang tengkorak biri-biri yang telah menunjukkan domestikasi dari sekitar 7000 SM.

Lembu (Bos taurus) telah dipelihara paling tidak pada 5800 SM menurut buktinya di situs arkeologi £atal Huyuk (Anatolia). Sangat mungkin domestikasi lembu telah dimulai sejak 9000 SM. Selain diambil dagingnya, lembu dimanfaatkan tenaganya untuk mengolah lahan pertanian. Bahkan di beberapa tempat lembu memainkan peranan yang penting untuk kegiatan ritual seperti ditemukannya hiasan kepala lembu pada situs pemujaan di £atal Huyuk.

Sementara itu bukti-bukti domestikasi babi (Sus scrofa) ditemukan di £ayenu Tepesi (Kurdistan) sekitar 7500 SM -6500 SM) dan di Jarmo (Pegunungan Zagres) sekitar 6500 SM. Di Asia Tenggara sisa-sisa tulang lembu, kerbau, dan babi ditemukan di Ban Chiang (Muang Thai). Di Indonesia usaha domestikasi hewan dimulai pada masa bercocok tanam. Umumnya yang dipelihara adalah jenis hewan untuk keperluan ritual seperti ayam dan kerbau. Namun demikian, pengetahuan kita tentang Jaman Menggembala di Indonesia masih sangat terbatas karena bukti-bukti yang ditemukan belum banyak.

Incoming search terms:

  • Pengertian masa mengembala

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • Pengertian masa mengembala