Advertisement

PENGERTIAN KABUT – Butir-butir air di atmosfer yang tampak di bawah ketinggian 1.000 meter. Butir-butir air ini tak mengganggu jarak pandang bila berada di £tas keting­gian 200 meter. Kabut bisa terbentuk karena udara ha­ngat terletak sangat dekat dengan permukaan bumi yang dingin. Kabut tersusun atas butir-butir air, de­ngan diameter kurang dari 0,1 milimeter, yarig meng­gantung di udara. Kabut disebut juga’awan di permu­kaan bumi.

Kabut disebut halimun bila butir-butir airnya lebih besar dari 0,1 milimeter. Atmosfer selalu mengan­dung uap air dalam jumlah bervariasi. Bila suhu atmosfer rendah, ketika uap air mencapai titik embun, butir-butir uap air akan terbentuk. Butiran air ini dapat membentuk semacam suspensi di sekeliling partikel- partikel kecil yang beterbangan di udara, atau menjadi embun yang jatuh di permukaan benda. Paduan antara asap {smoke) dan kabut (fog) dikenal dengan sebutan asbut (smog). Asbut sangat berbahaya, terutama bagi pengidap penyakit pernapasan dan jantung kronis.

Advertisement

Kabut .terbentuk ketika kelembapan relatif udara mencapai 100 persen, namun proses pembentukannya juga tergantung pada cukup tidaknya inti kondensasi yang tersedia. Kabut masih bisa terbentuk dengan ke­tidakhadiran banyak inti kondensasi, asalkan kelem­bapan relatif udara lebih dari 100 persen, yakni pada saat udara sangat jenuh. Umumnya inti kondensasi sa­ngat kecil, dan merupakan partikel-partikel yang da­pat larut sehingga menyerap uap air dari udara pada kelembapan relatif sekitar 75 persen.

Kabut sangat berbahaya bagi lalu lintas. Meskipun sudah dilengkapi dengan alat-alat navigasi seperti ra­dar dan terompet kabut, masih banyak kapal laut yang tenggelam atau bertabrakan akibat buruknya jarak pandang karena kabut. Kecelakaan di jalan raya se­ring terjadi akibat hal yang sama. Kabut di landasan pacu bandar udara dapat membatalkan lepas landas dan mendaratnya pesawat terbang selama berjam- jam. Karena itu untuk menentukan lokasi jalan raya dan bandar udara, para ahli teknik harus mem­pertimbangkan frekuensi dan intensitas kabut di tem­pat itu.

Karena menyadari bahayanya, para ahli mencoba beberapa metode untuk membubarkan kabut di atas permukaan landasan pacu bandar udara dan di jalan raya. Salah satu caranya adalah dengan menempatkan pembakar di sepanjang sisi landasan pacu. Pembakar dapat membubarkan kabut dengan cara menguapkan titik-titik air. Metode ini cukup mahal karena membu­tuhkan bahan bakar dalam jumlah besar. Penyemaian kabut yang sangat dingin (yang terdiri atas titik-titik air dengan suhu di bawah titik beku) dengan es kering merupakan cara yang lebih efektif. Penyemprotan ti­tik-titik air ke dalam kabut merupakan pilihan lain­nya, karena titik-titik air itu akan bergabung dan men­jadi air dalam bentuk butiran yang cukup besar dan berat untuk jatuh ke tanah. Metode lain, yang cukup canggih namun jarang digunakan adalah dengan menggunakan helikopter untuk mengacaukan udara, mencampur udara jenuh dengan udara kering yang menyebabkan penguapan.

Kabut bisa terbentuk karena beberapa sebab. Kabut yang lazim terjadi di lembah-lembah atau di tempat- tempat rendah umumnya terbentuk pada malam hari saat permukaan udara menjadi dingin karena hilang­nya panas melalui radiasi. Kabut bisa juga timbul ka­rena penguapan titik-titik air hangat yang jatuh dari awan di sepanjang permukaan front (perbatasan mas­sa-massa udara) ke dalam udara yang lebih dingin di bawahnya.

Di pegunungan, kabut bisa juga dihasilkan dari pendinginan udara yang bergerak naik untuk menca­pai elevasi yang lebih tinggi di sepanjang lerengnya. Pendinginan dan kondensasi yang terjadi disebabkan oleh pemuaian udara yang bertemu dengan udara ber­tekanan rendah pada tempat tinggi.

Asbut yang sering terbentuk di perkotaan atau ka­wasan industri, berakibat tak menyenangkan serta membahayakan. Hal ini disebabkan adanya gas sisa pembakaran yang mengandung zat beracun, misalnya sulfur dioksida (S02). Gas sisa ini mengganggu kese­hatan manusia, bahkan mengakibatkan kematian.

Di awal abad ke-20, kota London sudah mulai mengalami polusi udara. Pencemaran ini diakibatkan terganggunya iklim setempat oleh kegiatan industri yang tinggi tanpa disertai teknik pembuangan limbah gas melalui cerobong yang memadai. Timbullah is­tilah London Smog. Istilah ini diperkenalkan Dr. H.A. Voeux, presiden pendiri The British National Smoke Abatement Society pada tahun 1905.

Peristiwa London Smog, yang menyebabkan kema­tian hampir 4.000 orang pada tanggal 5-8 Desember 1952, tingkat S02nya mencapai 1,34 ppm. Sekalipun tanda bahaya telah disebarluaskan melalui radio, tele­visi, dan media massa, peristiwa serupa terulang lagi pada tanggal 3-7 Desember 1962, dan mengaki­batkan kematian sekitar 700 orang.

Los Angeles Smog ialah asbut yang berasal dari gas buang kendaraan bermotor. Asbut ini bersifat fotoki­mia. Gas buang kendaraan bermotor mengandung karbon monoksida dan gas pencemar seperti nitrogen oksida, hidrokarbon, dan partikel timbel. Nitrogen ok­sida dan hidrokarbon merupakan komponen utama as­but yang bersifat fotokimia. Asbut ini terbentuk saat sinar matahari mengaktifkan reaksi kimia kedua ma­cam komponen itu dengan oksigen. Reaksi foto-oksi- dasi itu amat rumit, melibatkan terjadinya pengu­bahan nitrogen oksida (NO); air; hidrokarbon, seperti metana (CH4), etana (C2H6), toluena (C7H8), dan lain- lain; serta oksigen menjadi nitrogen dioksida (N02), peroksiasetil nitrat atau PAN (C2H305N), dan ozon (03). PAN dan ozon adalah senyawa yang amat reak­tif. Pada tingkat tertentu senyawa itu amat membaha­yakan kesehatan manusia dan menyebabkan gang­guan pada mata dan sistem pernapasan. Selain itu PAN dan ozon mempunyai dampak ekologis terhadap hasil pertanian dan vegetasi.

Incoming search terms:

  • pengertian kabut asap
  • pengertian kabut
  • pengertian kabut asap menurut para ahli
  • definisi kabut asap
  • definisi kabut
  • Pengertian asap kabut
  • penjelasan tentang kabut asap
  • kabut adalah
  • penjelasan kabut asap
  • penjelasan tentang kabut

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian kabut asap
  • pengertian kabut
  • pengertian kabut asap menurut para ahli
  • definisi kabut asap
  • definisi kabut
  • Pengertian asap kabut
  • penjelasan tentang kabut asap
  • kabut adalah
  • penjelasan kabut asap
  • penjelasan tentang kabut