Advertisement

PENGERTIAN KAFEINA – Suatu alkaloid yang bekerja. sebagai perangsang susunan saraf pusat. Zat’ ini terdapat pada beberapa jenis tumbuhan, misalnya pada biji kopi, teh, dan cokelat. Selain mengandung kafein, teh juga mengandung teofilin; sedangkan cokelat juga me­ngandung teobromin. Ketiga jenis alkaloid tumbuhan ini mirip satu sama lain, dan sering disebut turunan (derivat) xantin.

Dalam dunia kedokteran, zat ini digunakan karena mempunyai efek pelancar air seni (diuretik), serta perangsang susunan saraf pusat. Di kalangan masya­rakat, kafeina dikonsumsi dalam bentuk kopi atau teh. Secangkir kopi mengandung sekitar 100 – 150 mili­gram kafeina. Biasanya orang minum kopi untuk menghilangkan rasa lelah dan mencegah rasa kantuk, karena kafeina mempunyai efek merangsang susunan saraf pusat. Daya pikir menjadi cepat dan jernih. Ka­feina juga merangsang pusat pernapasan sehingga pernah digunakan untuk melawan keracunan morfina yang menekan pernapasan. Meminum kopi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan rasa berdebar-de­bar. Hal ini disebabkan oleh perangsangan otot jan­tung secara langsung oleh kafeina.

Advertisement

Dosis kafeina yang berlebihan dapat menimbulkan efek keracunan berupa kesulitan tidur, gemetaran, mengigau, telinga berdenging, jantung berdegup ce­pat, dan kencing terus-menerus. Kematian yang dise­babkan oleh kelebihan kafeina jarang sekali terjadi.

Kafeina dapat menimbulkan ketergantungan. Orang yang biasa minum kopi akan merasa sulit untuk menghentikan kebiasaannya ini. Pada penderita tukak lambung, minum kopi akan memperburuk penyakit­nya karena kafeina merangsang pengeluaran asam lambung.

Advertisement