Advertisement

PENGERTIAN KANTONG BOLONG-KOSONG-SUNYI, Identifi­kasi ilmu dan kepribadian R.M.P. Sosrokartono yang diungkapkan oleh R. Mohammad Ali dalam tulisan berjudul Ilmu Kantong Kosong, Ilmu Kantong Bo­long, Ilmu Sunyi, pada tahun 1966. Sosrokartono (1877-1952) sebenarnya tidak mengajarkan suatu il­mu kepada muridnya, walau istilah ilmu kantong bolong-kosong-sunyi berasal darinya. Ungkapan Mo­hammad Ali berdasarkan surat Sosrokartono dan dirangkai dalam bentuk penuturan bahwa guru sang murid adalah pribadi murid itu sendiri; murid sang gu­ru adalah guru sendiri; bahan pelajaran baginya ada­lah kesengsaraan dan penderitaan sesama manusia; pahalanya kebahagiaan sesama hidup.

Kantong bolong berasosiasi kantong tempat uang yang bolong, kantong penampung rezeki yang bo­long. Karena bolong (berlubang), isi kantong terus mengalir kepada sesama manusia. Kantong bolong lambang perikehidupan manusia yang mengu­tamakan pemberian pertolongan kepada sesama ma­nusia.

Advertisement

Kantong kosong berasosiasi kantong bolong yang tidak pernah berisi sesuatu, karena terus mengalir ke­pada sesama manusia. Pada hakikatnya yang kosong itu bukan kantong rezeki, bukan kantong bolong, me­lainkan pribadi manusia sendiri. Pribadi sendirilah ng harus dikosongkan dari berbagai pamrih n ha­rapan- Jika anggapan dan harapan sudah tidak ada, vang ada hanyalah subjek pribadi itu. Pribadi itulah vang memenuhi panggilan hati nurani sesama manu­sia. Puncak kekosongan dicapai jika kekosongan me- liputi kesadaran manusia, sehingga kesadaran eksistensi pribadi lenyap dan masuk ke dalam Pribadi Agung yang meliputi seluruh pribadi manusia. Hal ini merupakan hakikat ilmu sunyi.

Sosrokartono sering menyebut diri sebagai Jaka pring yang bersumber pada ungkapan persamaan mu­tlak antarmanusia, yaitu susah pada (sama-sama) su­sah, seneng pada seneng, eling pada eling, pring pada pring. Tidak ada perbedaan antara pring dan pring, de­mikian juga antara manusia dan manusia

Daya ketahanan diri di tengah pancaroba kegaduhan dunia tercermin dalam pernyataan: sugih tanpa banda, digdaya tanpa aji, ngalurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake (kaya tanpa harta, sakti tanpa daya lebih, menyerbu musuh tanpa pasukan, menang tanpa merendahkan lawan). Keimanan dan ketakwaan dilukiskan dengan ungkapan: anteng mantheng, sugeng jeneng (jiwa tenang memusat, terlindung dari mara bahaya).

Incoming search terms:

  • ###########################
  • kantong bolong
  • sosrokartono kantong bolong
  • makna kantong bolong
  • kantong kosong
  • Arti kantong bolong
  • ilmu kantong bolong
  • apa tegese kanthong bolong
  • kantong bolong adalah
  • arti atau makna kantong bolong

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • ###########################
  • kantong bolong
  • sosrokartono kantong bolong
  • makna kantong bolong
  • kantong kosong
  • Arti kantong bolong
  • ilmu kantong bolong
  • apa tegese kanthong bolong
  • kantong bolong adalah
  • arti atau makna kantong bolong