Advertisement

PENGERTIAN KELOMPOK LIMA (GROUP OF 5) – Yang populer de­ngan nama G-5, sebutan kelompok lima negara indus­tri maju yang sangat berpengaruh terhadap perkem­bangan ekonomi dan perdagangan internasional. Kelima negara itu adalah Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Jerman Barat, dan Perancis.

Pada tanggal 22 September 1985 para menteri ke­uangan dan gubernur bank sentral kelima negara industri tersebut mengadakan pertemuan di New York untuk membahas masalah stabilitas moneter in­ternasional. Kelima menteri keuangan tersebut adalah James A. Baker dari Amerika Serikat, Jurgen Warnke dari Jerman Barat, Noboru Takeshita dari Jepang, Sir Geoffrey Lither dari Inggris, dan Pierre Beregovoy dari Perancis. Ketidakimbangan neraca perdagangan antara negara-negara industri maju telah menyebab­kan tidak stabilnya nilai mata uang internasional. Un­tuk mengoreksi neraca perdagangan yang tidak seim­bang itu, G-5 sepakat meninjau kembali nilai tukar mata uang mereka masing-masing. Mereka berke­simpulan bahwa berbagai usaha harus ditempuh un­tuk menurunkan nilai tukar dolar AS yang pada waktu itu dianggap over-valued terhadap mata uang keem­pat negara G-5 yang lain.

Advertisement

Keputusan G-5 mendepresiasi nilai dolar juga membawa dampak negatif tak langsung yang lain ba­gi negara-negara sedang berkembang. Pada umumnya negara-negara berkembang, terutama di Asia (terma­suk Indonesia), mengaitkan mata uang mereka de­ngan dolar AS, sehingga dengan keputusan tersebut, secara otomatis mata uang mereka juga mengalami depresiasi terhadap mata uang negara-negara Eropa Barat dan Jepang. Dengan demikian impor barang modal dan bahan baku dari negara-negara tersebm menjadi jauh lebih mahal, demikian pula utang terha dap negara-negara tersebut.

Secara berkala wakil-wakil negara G-5 berkumnul guna memantau situasi politik dan perkembangan ter akhir perekonomian dunia. Pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Tokyo awal Mei 1986 hadir puu utusan dari pemerintah Kanada dan Italia, sehingo sejak itu Kelompok Lima diperluas menjadi Keloid pok Tujuh (G-7).

Advertisement