Advertisement

Adalah kuantitas suatu unsur atau senyawa kimia yang dihasilkan (di­endapkan) atau dihabiskan (dilarutkan) dalam elek­trolisis dengan mengalirnya satu coulomb kelistrikan. Satu coulomb kelistrikan adalah banyaknya muatan listrik yang dipindahkan oleh arus listrik sebesar satu ampere dalam satu detik.

Ketika menemukan kedua hukum elektrolisisnya, Faraday juga sampai pada kuantitas 96.500 coulomb (sekarang disebut satu faraday) yang diperlukan un­tuk menghasilkan atau menghabiskan zat sebanyak bobot ekuivalennya (dalam gram) dalam proses elek­trolisis itu. Selanjutnya banyaknya zat yang dihasilkan dalam elektrolisis dapat dihitung dengan rumus berikut: Bobot produk elektrolisis (dalam gram) = (cou­lomb x bobot ekuivalen)/(96.500).

Advertisement

Dari kenyataan ini Faraday yakin bahwa kelistrikan adalah sifat mendasar dari materi. Keyakinan ini di­pastikan oleh J.J. Thomson, fisikawan Inggris, ketika pada tahun 1895 ia menetapkan ciri elektron seba­gai suatu penyusun materi yang mendasar.

Bobot ekuivalen unsur dapat juga didefinisikan se bagai bobot atom (dalam gram) dibagi dengan bilang­an oksidasinya. Karena banyak unsur mempunyai le­bih dari satu bilangan oksidasi, maka unsur-unsur ini mempunyai beberapa bobot ekuivalen. Misalnya, Fe2 dan Fe3, Sn2 dan Sn4, dsb.

Advertisement