PENGERTIAN KETURUNAN PATRILINEAL ADALAH – Keturunan patrilineal adalah yang paling umum dari semua tipe pengelom-pokan keturunan yang utama, yang meliputi hampir setengah dari sistem keturunan di dunia ini. Sistem keturunan patrilineal ialah sistem di mana keturunan ditelusuri melalui laki-laki. Ini berarti bahwa seseorang, misalnya, akan menelusuri ikatan kerabatnya yang primer melalui ayal-mya, ayah dari ayahnya, ayah dari ayalmya ayah,,dan seterusnya. Dengan demikian orang tersebut tergolong dalam kelompok keturunan yang terdiri dari ayahnya (dan ayah dari ayah, dan seterusnya), saudara-saudara pria ayahnya, saudarasaudara prianya sendiri, dan putra-putranya sendiri. Ibunya dapat, ataupun tidak, merupakan anggota kelompok patrilinealnya (ini, berbeda-beda antara suatu masyarakat patrilineal dengan yang lainnya), tapi yang jelas keluarga primer ibunya (misalnya, ayah dari ibu saudara pria dan saudara wanita iburtya) tidak merupakan anggota kelompok ini. Masyarakat patrilineal berbeda-beda menurut kedudukan istri dalam kelompok keturunan. Tentu saja seorang anak wanita lahir ke dalam kelompok patrilineal ayalulya. Tetapi apa yang terjadi pada dirinya ketika nikah, tidak dapat diperkirakan secara abstrak. Dalam banyak masyarakat patrilineal, seorang wanita tetap menjadi anggota selama hidup menurut garis patriline-al ayahnya, dan karena itu setelah ia kawin masih saja sebagai orang luar di kelompok patrilineal suamin, Dalam masyarakat patrilineal lainnya, se-orang wanita sesudah kawin akan terserap ke dalam kelompok patrilineal suaminya. Dalam kasus terakhir illi, ia masih tetap mempertahankan bebe-rapa ikatan dengan kelompok ayalulya meskipun kenyataannya ikatan-ikatan sekarang terutama adalah dengan kelompok suaminya.

Ikatan kekerabatan yang terutama dalam masyarakat patrilineal adalah di antara ayah dan anak lelaki. Pewarisan tanah dan bentuk-bentuk harta milik lainnya, misalnya, berlangsung dari ayah ke putranya. Kaum wanita dipandang penting terutama sebagai prokreator; akan tetapi, kontinuitas kelompok ditetapkan melalui pria, karena anak-anak pada umumnya dipandang sebagai terutama tergolong pada pihak ayah bukannya pada pihak ibu.

Tentu saja, setiap individu mempunyai lebih banyak sanak keluarga dalam suatu kelompok patrilineal bila dibandingkan dengan apa yang tercantum di sini, karena kita hanya berkonsentrasi terutama pada pengidentifikasian kekerabatan. Masalah penting ialah bahwa patrilini mempertalikan orangorang berdasarkan keturunan melalui garis laki-laki. Dengan demikian, sanak keluarga patrilineal seseorang ialah mereka yang dipertalikan menurut garis ayah, bukannya garis ibu. Dengan menggunakan prinsip keturunan menurut garis laki-laki saja, maka masyarakat patrilineal mampu mengorganisasi para anggotanya ke dalam kelompok-kelompok yang tidak tumpang tilldill, saling eksklusif, dan rapi yang bersifat persekutuan.

Filed under : Bikers Pintar,