Advertisement

Karya sastra Jawa Tengahan yang berbentuk puisi (kidung). Kidung ini bersifat kesejarahan. Ada beberapa versi atas cerita ini, dua di antaranya sangat terkenal, yakni Kidung Sunda dan Kidung Sundayana.

P.J. Zoetmulder menilai Kidung Sunda bergaya bahasa lancar dan jelas, memiliki unsur romantis dan dramatis yang amat memikat. Pelukisan watak para tokohnya begitu hidup sehingga akan menarik bagi seorang pembaca sastra modern. Kidung ini paling pendek dari kidung-kidung historis sejenis.

Advertisement

Isinya menceritakan raja Hayam Wuruk dari Majapahit yang masih muda dan belum beristri melamar putri Kerajaan Sunda yang jelita. Lamarannya dikirim melalui sepucuk surat yang dipercayakan kepada mantri seniornya, Madhu. Madhu berlayar ke Kerajaan Sunda selama enam hari. Raja Sunda gembira menerima lamaran ini namun permaisurinya bersikap biasa saja. Keluarga raja Sunda kemudian berangkat ke Majapahit dengan rombongan 200 kapal besar dan 2.000 kapal kecil, diiringkan oleh Patih Anepaken. Rombongan raja Sunda sampai di desa Bubat dan akuwu Bubat segera melaporkan hal ini ke istana. Pihak istana mempersiapkan sambutan secara besar- besaran, namun wajah Gajah Mada cemberut. Ia tidak suka rajanya menyongsong pengantinnya dari Sunda. Raja disarankan tetap tinggal di Majapahit. Kejadian ini terdengar di Bubat dan patih Anepaken mempersiapkan 300 tentaranya. Raja Majapahit dinilai ingkar janji. Setelah utusan Sunda gagal berunding dengan Gajah Mada, raja Sunda siap mempertaruhkan harga dirinya melawan Majapahit.

Bubat kemudian diserang tentara Majapahit, orang-orang Sunda melawan dengan gagah berani dan semua rombongan gugur, kecuali Pitar, mantri Sunda. Ia berhasil menyusup ke istana Majapahit dan memberitahukan malapetaka ini kepada Hayam Wuruk. Raja Hayam Wuruk amat sedih menyaksikan calon istrinya tewas membela diri. Tak lama, raja Hayam Wuruk wafat karena kepedihan hatinya. Semua pihak di Majapahit menyalahkan Gajah Mada. Rumah kepatihan Gajah Mada dikepung tentara Majapahit. Gajah Mada, yang menyadari bahwa saatnya untuk kembali ke surga Wishnu telah tiba, beryoga dan kemudian lenyap. Ketika tentara Majapahit menggeledah seluruh kepatihan, mereka tak menemukan Gajah Mada.

Incoming search terms:

  • Kidung sunda
  • pengertian kidung
  • kidung sundayana
  • isi kitab carita kidung sundayana
  • isi kidung sundayana
  • apa yang dimaksud dengan kidung sundayana
  • arti dari isi kidung sunda
  • kidung dunda dan artinya
  • kidung sunda dan artinya
  • sunda arti kidung

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • Kidung sunda
  • pengertian kidung
  • kidung sundayana
  • isi kitab carita kidung sundayana
  • isi kidung sundayana
  • apa yang dimaksud dengan kidung sundayana
  • arti dari isi kidung sunda
  • kidung dunda dan artinya
  • kidung sunda dan artinya
  • sunda arti kidung