Advertisement

PENGERTIAN KLASIFIKASI – Atau klasifikasi organisme hidup, disusun berdasarkan struktur susunan kimia dan fung­sinya. Cabang biologi yang mempelajari hal ini di­sebut sistematika atau taksonomi. Cara klasifikasi yang sekarang digunakan berasal dari Carolus Lin­naeus, seorang naturalis Swedia yang hidup pada awal abad ke-18. Pengklasifikasiannya didasarkan pada pendapat bahwa organisme yang mempunyai persamaan bentuk tubuh dapat dikelompokkan ke da­lam satu golongan. Dewasa ini, dengan teknik modern telah dapat dilihat struktur molekul-molekul tertentu, seperti hemoglobin, di samping bentuk anatomi dan organ tubuh.

Monera dan Protista merupakan organisme yang paling tua, keturunan langsung dari bentuk-bentuk ke­hidupan pertama di bumi. Organisme yang termasuk Monera antara lain bakteria dan ganggang hijau-biru, yang semuanya merupakan organisme bersel tunggal. Protista terdiri atas organisme bersel tunggal dan ber­sel banyak. Di antara organisme tersebut ada yang mempunyai sifat sel tumbuhan atau binatang, atau ke­duanya, atau sama sekali tidak mempunyai sifat sel keduanya. Sebagian besar Protista bersifat heterotrof sehingga lebih menyerupai tumbuhan daripada bina­tang. Namun beberapa jenisnya, seperti jamur, telah kehilangan kemampuan heterotrofi. Protozoa yang dalam klasifikasi lama digolongkan ke dalam dunia Binatang, menurut klasifikasi ini termasuk golongan Protista, dan organisme ini memang mempunyai le­bih banyak sifat sel binatang daripada sel tumbuhan. Metafita dan Metazoa diperkirakan berasal dari Protista. Kedua golongan tersebut merupakan organ­isme multisel yang dapat membentuk berbagai organ dan sistem organ. Metafita merupakan organisme yang dapat berfotosintesis tetapi tidak dapat bergerak, sedangkan Metazoa merupakan organisme yang tidak dapat berfotosintesis tetapi umumnya dapat bergerak. Metafita merupakan golongan “tumbuhan”, sedang­kan Metazoa merupakan golongan “binatang”. De­ngan klasifikasi menjadi empat golongan ini, setiap makhluk hidup dapat digolongkan dengan jelas. Hal tersebut tidak mungkin dilakukan dengan klasifikasi Linnaeus. Pada tabel berikut ini dapat dilihat kategori utama organisme hidup.

Advertisement

Menurut peraturan internasional dan tradisi yang berasal dari Linnaeus, suatu spesies diidentifikasi de­ngan memberi dua nama teknis dalam bahasa Latin. Misalnya katak dikenal dengan nama Rana pipiens dan manusia Homo sapiens. Nama-nama tersebut di­tulis miring atau digarisbawahi. Huruf pertama dari nama pertama yang menandai marga (genus) ditulis dengan huruf besar. Dari kedua nama di atas dapat di­simpulkan bahwa katak termasuk marga Rana dan manusia termasuk marga Homo. Klasifikasi lengkap suatu organisme dapat memberi banyak keterangan tentang organisme tersebut. Misalnya, bila tidak dike­tahui apa-apa tentang jagung dan manusia, masih mungkin diperoleh keterangan tentang kedua organ­isme tersebut bila diketahui klasifikasi lengkap mere­ka.

Incoming search terms:

  • pengertian metazoa
  • arti metazoa
  • klasifikasi metazoa
  • metafita dan metazoa
  • metazoa meyaphyta arti
  • metafita metazoa pengertian
  • metafita metazoa apa itu?
  • metafita adalah
  • klasifikasi metozoa
  • sebutkan klafikasi mot

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian metazoa
  • arti metazoa
  • klasifikasi metazoa
  • metafita dan metazoa
  • metazoa meyaphyta arti
  • metafita metazoa pengertian
  • metafita metazoa apa itu?
  • metafita adalah
  • klasifikasi metozoa
  • sebutkan klafikasi mot