Advertisement

PENGERTIAN KODE ETIK JURNALISTIK – Suatu himpunan ke­tentuan yang merupakan pedoman bagi setiap warta­wan dalam melaksanakan peran dan pekerjaannya di bidang jurnalistik. Kode etik jurnalistik muncul de­ngan nama atau sebutan yang berbeda-beda di banyak negara. Misalnya, kode kehormatan, kode pers, dekla­rasi hak-hak dan kewajiban-kewajiban wartawan, piagam kewajiban-kewajiban profesional, dan stan­dar atau prinsip-prinsip jurnalistik.

Isi kode etik jurnalistik juga bisa berbeda dari satu negara ke negara lain, tetapi pada umumnya keten­tuan-ketentuan yang bersifat mendasar mengandung pengertian dan tujuan yang sama. Kebanyakan kode etik mencantumkan peranan pokok pers untuk mem­beri informasi dan menyiarkannya secara tepat dan benar. Di samping kebebasan informasi dan kebebas­an mengeluarkan pendapat, asas-asas yang tercantum di dalamnya termasuk menjunjung tinggi kebenaran, memuat ralat pembetulan (hak jawab dan hak koreksi, atau hak bantah, pembaca), menghormati kerahasiaan sumber berita (hak ingkar atau hak tolak wartawan), menghindari penghinaan, menghindari tulisan dan gambar yang melanggar ukuran kesusilaan, memupuk kesetiakawanan, dan memperhatikan larangan terha­dap plagiarisme.

Advertisement

Rumusan kode etik di beberapa negara dibuat cu­kup rinci, sedangkan di negara lain disusun singkat dan padat. Misalnya, Persatuan wartawan Inggris, yang merupakan organisasi buruh, mempunyai kode etik berjumlah 12 pasal. Di kawasan negara-negara ASEAN, organisasi wartawan Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand, mempunyai kode etik yang dirumuskan secara ringkas: Malaysia 8 pasal, Filipina 6 pasal, Singapura 10 pasal, dan Thailand 7 pasal.

Kode etik jurnalistik Persatuan Wartawan Indo­nesia (PWI) terdiri atas enam pasal, yang masing- masing dibagi lagi dalam beberapa ayat atau alinea. Kode etik PWI dapat dibagi atas dua bagian. Bagian pertama berisi aspek falsafah dan ideologi yang ter­cantum pada bagian pembukaan: pasal 1 tentang ke­pribadian wartawan Indonesia, dan pasal 2 tentang pertanggungjawaban. Bagian kedua mencantumkan aspek teknis: pasal 3 tentang cara menyajikan berita dan menyatakan pendapat, pasal 4 tentang hak jawab, dan pasal 5 tentang sumber berita, termasuk hak to­lak (hak ingkar wartawan). Pasal terakhir menjelas­kan kekuatan kode etik tersebut; bahwa sanksi ter­hadap pelanggaran kode etik adalah semata-mata hak organisasi PWI melalui organ-organnya.

Organisasi terpenting yang melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran kode etik jur­nalistik di Indonesia ialah Dewan Kehormatan PWI yang diangkat oleh kongres organisasi. Tetapi di samping Dewan Kehormatan PWI, Dewan Pers yang ber­ada dalam lingkungan Departemen Penerangan juga dibebani tugas mengawasi pelaksanaan kode etik jur­nalistik, selain kode etik pengusahaan pers.

Seperti halnya di Indonesia, pembuat kode etik jur­nalistik di beberapa negara lain adalah organisasi war­tawan sendiri. Di luar negeri, kode etik yang diciptakan oleh wartawan berlaku di Inggris, Perancis, Swis, Nigeria, Australia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan sejumlah negara lainnya. Di Burma (Myanma), Chile, Denmark, Jepang, Pakistan, dan Turki, kode etik semacam itu dibuat oleh penerbit. Austria, Belgia, Republik Federal Jerman, Israel, dan beberapa negara lagi memiliki kode etik yang dibuat bersama oleh penerbit dan organisasi wartawan.

Biasanya sanksi atas pelanggaran kode etik dikena­kan terhadap wartawan yang bersangkutan. Hukuman terberat yang dapat menimpa seorang pelanggar ialah pemecatan dari organisasi dan surat kabarnya. Se­orang wartawan juga dapat dituntut secara pidana dan perdata di pengadilan karena melanggar undang- undang pidana dan perdata, yang berisi pasal-pasal yang sama dengan asas-asas dalam kode etik jurnalis­tik, seperti menyangkut fitnah, penghinaan, pence­maran nama baik, dan pelanggaran hak cipta.

Incoming search terms:

  • pengertian kode etik jurnalistik
  • apa yang dimaksud kode etik jurnalistik
  • apa yang dimaksud dengan kode etik jurnalistik
  • jelaskan pengertian kode etik jurnalistik
  • pengertian kode etik pers
  • arti kode etik jurnalistik
  • tujuan kode etik jurnalistik
  • jelaskan kode etik jurnalistik
  • pengertian kode etik jurnalis
  • Apa yang di maksud dengan kode etik jurnalistik

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian kode etik jurnalistik
  • apa yang dimaksud kode etik jurnalistik
  • apa yang dimaksud dengan kode etik jurnalistik
  • jelaskan pengertian kode etik jurnalistik
  • pengertian kode etik pers
  • arti kode etik jurnalistik
  • tujuan kode etik jurnalistik
  • jelaskan kode etik jurnalistik
  • pengertian kode etik jurnalis
  • Apa yang di maksud dengan kode etik jurnalistik