Advertisement

PENGERTIAN KOMPETENSI – Suatu kekuasaan atau kewenangan yang dipunyai oleh badan-badan pengadilan dalam tugasnya mengadili perkara-perkara tertentu. Kekua­saan atau kewenangan ini terbagi dalam: (1) kompe­tensi absolut, yaitu kekuasaan atau kewenangan yang pada umumnya mutlak (absolut) diberikan kepada pengadilan negeri dan bukan kepada badan peradilan lain. Misalnya, gugatan perceraian antara suami istri yang pernikahannya dilakukan di muka Kantor Urus­an Agama harus diajukan kepada pengadilan agama. Jadi, ukuran kekuasaan atau kewenangan ini terletak pada isi gugatan; (2) kompetensi relatif, yaitu kekua­saan atau kewenangan yang terbagi atas beberapa pengadilan yang setingkat.

Misalnya, gugatan menge­nai perbuatan melanggar hukum antara dua pihak atau lebih yang tempat tinggalnya tidak berada dalam satu wilayah hukum pengadilan negeri yang sama. Dalam  hal ini tempat tinggal tergugat merupakan ukuran un­tuk menentukan pengadilan negeri yang berkuasa atau berwenang mengadili gugatan tersebut. Demi­kian juga dalam hal gugatan tentang tanah yang tem­pat tinggal tergugatnya tidak diketahui, letak tanah sengketalah yang menjadi ukuran untuk menentukan kekuasaan atau kewenangan mengadili suatu penga­dilan negeri. Contoh lain, misalnya dalam perkara tentang merek dagang, perkara yang diputus oleh pengadilan negeri langsung bisa dikasasi, tanpa perlu diadakan banding ke pengadilan tinggi.

Advertisement

Incoming search terms:

  • pengertian kompetensi dalam peradilan
  • arti kompetensi absolut
  • kompetensi relatif arti
  • pengertian kompetensi absolut
  • pengertian kopetensi relatif
  • penjelasan tentang kompetensi relatif

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian kompetensi dalam peradilan
  • arti kompetensi absolut
  • kompetensi relatif arti
  • pengertian kompetensi absolut
  • pengertian kopetensi relatif
  • penjelasan tentang kompetensi relatif