Advertisement

Pembahasan bidang elek­tronika tidak dapat dipisahkan dengan karakteristik kelistrikan, karena peralatan elektronika hanya dapat berjalan dengan adanya catu daya listrik. Karena itu pembahasan rangkaian elektronika tidak terlepas dari pembahasan dua kuantitas rangkaian elektronika, yaitu tegangan dan arus listrik. Kedua kuantitas ini berubah sesuai perubahan waktu. Tegangan berkaitan dengan energi yang diperlukan untuk menggerakkan satu muatan positif dari titik yang lebih negatif ke titik yang lebih positif, sedangkan arus berkaitan de­ngan muatan listrik yang mengalir melalui sebuah ti­tik. Aliran arus hanya akan terjadi jika terdapat sum­ber tegangan di dalam rangkaian tertutup.

Komponen elektronika lain yang banyak diguna­kan dalam rangkaian elektronika adalah resistor, ka­pasitor (kondensator), dan induktor. Ketiga kompo­nen ini berkaitan erat dengan tegangan dan arus lis­trik. Resistor dapat dikatakan sebagai jantung elek­tronika dan dapat digunakan pada rangkaian arus se­arah (DC) ataupun rangkaian arus bolak-balik (AC). Berdasarkan hukum Ohm, resistor sebanding dengan tegangan, atau dapat berfungsi sebagai pengubah te­gangan menjadi arus dan sebaliknya. Pemakaian re­sistor sangat luas dan hampir dalam semua rangkai­an selalu terdapat resistor, misalnya dalam rangkai­an penguat, resistor sebagai beban aktif.

Advertisement

Kapasitor hanya berguna jika digunakan pada rang­kaian arus bolak-balik. Sebagaian besar rangkaian menggunakan kapasitor. Kapasitor dapat digunakan sebagai penghasil bentuk gelombang, penyaring (fil­ter), penahan (blocking) pada arus searah, dan pene­rus arus pada rangkaian arus bolak balik. Kapasitor digunakan dalam rangkaian integrator dan diferen- siator. Kecepatan perubahan tegangan pada kapasi­tor tergantung pada arus yang melewatinya. Seperti halnya kapasitor, induktor hanya berguna jika digu­nakan pada rangkaian arus bolak-balik. Induktor da­lam rangkaian arus searah akan meneruskan arus, se­dangkan dalam rangkaian arus bolak-balik akan me­nahan arus. Kecepatan perubahan arus pada induk­tor bergantung pada tegangan yang diberikan pada­nya. Induktor sangat berfungsi pada rangkaian fre­kuensi radio (RF), sebagai peredam RF, dan dalam rangkaian penala. Sepasang induktor yang dirangkai berdekatan akan membentuk rangkaian transforma­tor, yang mempunyai dua fungsi dalam instrumen elektronika, yaitu: (1) mengubah tegangan AC pada suatu tegangan tertentu sehingga dapat digunakan oleh suatu rangkaian; (2) mengisolasi peralatan elektroni­ka dari hubungan jaringan daya.

Resistor, kapasitor dan induktor adalah komponen bersifat linier atau pasif karena tidak ada sumber daya yang terpasang padanya. Tetapi ada juga komponen nonlinier pasif dengan dua terminal, yaitu diode. Diode dapat terbuat dari bahan semikonduktor, yaitu germanium atau silikon. Diode menghantar arus ma­ju dan menahan arus mundur. Diode mempunyai ba­nyak fungsi, di antaranya yang sederhana adalah sebagai penyearah yang dapat mengubah tegangan bolak-balik menjadi tegangan searah dan sebagai pem­batas tegangan.

Jenis komponen pasif lainnya, antara lain: (1) sa­kelar (pengalih), yang walaupun sederhana tetapi pen­ting karena selalu digunakan dalam setiap peralatan elektronik; (2) relai, sebagai sakelar yang dikontrol secara elektrik dengan pemakaian utama sebagai peng­alih jauh dan pengalih tegangan tinggi atau arus ting­gi. Biasanya relai dipakai untuk menjaga rangkaian elektronika sebagai pengalih daya listrik AC dan ju­ga menjaga sinyal kontrol secara elektrik terpisah; (3) konektor (penyambung), yang berfungsi untuk mema­sukkan dan mengeluarkan arus dari sebuah instrumen, serta melalukan sinyal dan daya DC di sekitar sebuah instrumen; (4) LED (diode pemancar cahaya) yang da­pat berfungsi sebagai diode biasa dan sebagai peraga digital.

Jenis komponen elektronika lain adalah transistor yang disebut komponen aktif. Transistor merupakan unsur pokok dalam setiap rangkaian elektronika, mu­lai dari penguat yang paling sederhana atau osilator sampai komputer digital yang paling rumit. Transi­stor merupakan komponen semikonduktor (germa­nium atau silikon) dengan tiga terminal dan tersedia dalam dua jenis (npn atau pnp). Transistor dapat di­gunakan untuk memperkuat sinyal atau sebagai skalar elektronik.

Kombinasi dari komponen-komponen di atas da­pat menghasilkan berbagai jenis rangkaian mulai dari yang sederhana sampai rangkaian pengontrol yang ru­mit. Tetapi rangkaian ini disebut rangkaian konven­sional, karena sekarang fungsinya sudah dapat digan­tikan oleh satu komponen yang disebut rangkaian ter- integrasi atau yang lebih terkenal dengan sebutan IC. Sebetulnya IC hanyalah deretan berbagai transistor dan komponen elektronika lain yang dibuat dalam sa­tu chip. Dasar IC adalah pemakaian teknik semikon­duktor dan komponen-komponen diskrit tertentu se­bagai acuan. IC ini mengandung serbuk dari bahan semikonduktor (silikon) yang diperoleh dari berbagai zat kimia dalam fase gas. Sebaran serbuk inilah yang menghasilkan empat komponen elektronika (resistor, kapasitor, diode, dan transistor) yang hasil kombina­sinya dapat berfungsi sebagai suatu rangkaian terten­tu. Tidaklah mengherankan jika orang menduga bah­wa IC merupakan rangkaian rumit yang perlu dite­laah secara tuntas sebelum memahami fungsinya se­cara individual.

Karena sifat miniaturisasi dan perkembangan tek­nologi elektronika, makin lama bentuk IC makin ke­cil dan fungsinya makin meningkat. Perancam n rangkaian dengan IC lebih mudah dan serba guna di­bandingkan dengan rangkaian komponen konvensio­nal.

Incoming search terms:

  • pengertian komponen elektronika
  • definisi komponen elektronika
  • arti komponen
  • pengertian komponen elektronik
  • arti kompenen
  • apa yang dimaksud komponen diskrit
  • wpw yang dimaksud dengan komponen diskrit
  • Jelaskan yang dimaksud dengan rangkaian penala
  • jelaskan yg dimaksud komponen elektronika
  • makna dari semua komponen elektronok

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian komponen elektronika
  • definisi komponen elektronika
  • arti komponen
  • pengertian komponen elektronik
  • arti kompenen
  • apa yang dimaksud komponen diskrit
  • wpw yang dimaksud dengan komponen diskrit
  • Jelaskan yang dimaksud dengan rangkaian penala
  • jelaskan yg dimaksud komponen elektronika
  • makna dari semua komponen elektronok