PENGERTIAN KOMUNISME PRIMITIF – Pada pertengahan abad xix, Karl Marx berspekulasi bahwa pola kehidupan ekonomi paling awal dalam sejarah manusia adalah apa yang diistilahkannya sebagai komunisme primitif. Dengan istilah ini, yang dimaksudkan Marx adalah suatu jenis masyarakat di mana orang memenuhi kebutuhan subsis-tensinya dengan berburu dan meramu atau bentuk-bentuk pertanian sederhana, dan di mana semua sumber daya alam yang penting dimiliki secara bersama. Pemilikan pribadi atas berbagai sumber daya oleh individu atau kelompok kecil tidak ada dalam jenis masyarakat ini.

Wala upun banyak ilmuwan sosial selama ini yang menantang p andangan Marx tentang ini, ilmu sosial kontemporer memberikan bukti kuat bahwa pandangan Marx pada dasamya tepat. Mayoritas masyarakat pemburu-peramu yang dikaji oleh para antropolog modem menunjukkan pola pemilikan sumber daya yang secara adekuat dikarakterisasikan oleh pandangan Marx tentang komunisme primitif. Walaupun kebanyakan aktivitas ekonomi dalam masyarakat pemburu-peramu berpusat seputar keluarga, semua individu dalam masyarakat tersebut mempunyai akses yang sama terhadap sumber daya alam yang diperlukan untuk subsistensi mereka. Tidak ada orang di antarncelompok pemburu-Peramu yang dapat digusur oleh orang atau kelomfok lain untuk mempunyai kesempatan yang sama dalam memburu binatang, meramu tumbuhan, memanfaatkan telaga atau berkemah di atas tanah. Dengan demikian, setiap orang memiliki berb agai sumber daya ini secara kolektif (kadang-kadang dikatakan bahwa karena setiap orang mempunyai hak untuk memakainya, maka tak seorang pun dari mereka yang memilikinya). Dalam kenyataannya, sebagian masyarakat pemburu-peramu tidak memb atasi pemilikan sumber daya ini kepada anggota kelompok lokalnya sendiri; namun, mereka memberikan akses yang sama terhadap berbagai sumber daya yang ada kepada semua individu atau kelompok yang membutuhkan (Woodburn, 1968). Bahkan dalam contoli-contoh di mana sumber daya dapat “dimiliki” secara pribadi oleh keluarga tertentu, namun secara tipikal tidak ada pembatasan yang ditentukan terhadap keluarga lain untukmenggunakannya. Dikalartgan masyarakat !Kung, misalnya, telaga seringkali dikatakan “dimiliki” oleh keluarga tertentu, tetapi keluarga ini tidakmenghalangi keluarga lain memanfaa tkannya (Lee, 1968, 1972).

Adalah benar bahwa dalam masyarakat pemburu-peramu, barang se-perti permata dan benda seni dimiliki secara pribadi, tetapi kenyataan ini tidak membatalkan pernyataan bahwa komunisine primitif adalah pola pemilikan utama dalam masyarakat pemburu-peramu. Permata dan benda seni bukan bagian dari kekuatan-kekuatan produksi , sebagai yang disebut Marx sumber daya yang diperlukan untuk produksi ekonomi. Tetapi, ia merupakan barang yang secara lebih tepat disebut sebagai kekayaan pribadi. Karena tidak digunakan dalam proses produksi, sifat pemilikan ini tidak relevan bagi tesis Marxian tentang Komunisme primitif. Apalagi kemudian kita menemukan bahwa kekayaan pribadi jarang disimpan sebagai milik pribadi. Tetapi menggilirkannya di kalangan para anggota kelompok, dan dengan demikian berguna bagi seluruh komunitas.

Filed under : Bikers Pintar,