PENGERTIAN KONSEP MASYARAKAT

277 views

Mengkaji pengertian masyarakat perlu dilakukan, agar dapat memperoleh suatu gambaran awal. Pertanyaan yang tepat untuk itu adalah: Apakah masyarakat itu? Mungkin pernyataan dari Maurice Duverger tentang memberikan definisi politik, dapat digunakan untuk mendefinisikan masyarakat. Ia menyatakan bahwa sangat sulit untuk memberikan definisi yang tepat bagi istilah “politik.” Kata politik, dilihak lain adalah sangat tua dan ada dalam kosakata setiap menjelaskan apa yang dimaksud dengan keperluan tertentu tersebut.

Jadi, apa arti dari masyarakat dalam contoh-contoh di atas. Dalam pengertian sosiologi, masyarakat tidak dipandang sebagai suatu kumpulan individu atau sebagai penjumlahan dari individu-individu semata-mata. Masyarakat merupakan suatu pergaulan hidup, oleh karena manusia itu hidup bersama. Masyarakat merupakan suatu sistem yang terbentuk karena hubungan dari anggotanya. Dengan lain perkataan, masyarakat adalah suatu sistem yang terwujud dari kehidupan bersama manusia, yang lazim disebut dengan sistem kemasyarakatan Emile Durkheim me-nyatakan bahwa masyarakat merupakan suatu kenyataan yang obyektif secara mandiri, bebas dari individu-individu yang merupakan anggota-anggotanya.  Mungkin cara yang baik untuk mengerti tentang masyarakat adalah dengan menelaah ciri-ciri pokok dari masyarakat itu sendiri. Sebagai suatu pergaulan hidup atau suatu bentuk kehidupan bersama manusia, maka masyarakat itu mempunyai ciri-ciri pokok, yaitu:

  1. Manusia yang hidup bersama.

Secara teoritis, jumlah manusia yang hidup bersama itu ada dua orang. Di dalam ilmu-ilmu sosial, khususnya sosiologi, tidak ada suatu ukuran yang mutlak atau angka yang pasti untuk menentukan berapa jumlah manusia yang harus ada (tetapi sudah tentu harus lebih dari satu orang penulis).

  1. Bergaul selama jangka waktu cukup lama.
  2. Adanya kesadaran, bahwa setiap manusia merupakan bagian dari suatu kesatuan.

Masyarakat sebagai bidang telaah dari sosiologi, pada hakekatnya dapat ditilik dari berbagai sisi atau aspeknya. Hal ini terbukti dengan beragamnya definisi yang diberikan terhadap sosiologi. Definisi-definisi terhadap sosiologi pada dasarnya merupakan pernyataan tentang sisi dari masyarakat yang dijadikan obyek studi. Oleh karena tidak semua aspek mampu dibahas, maka perlu ditentukan lingkupnya.

Masyarakat dapat ditelaah dari dua sudut, yaitu sudut struktural dan sudut dinamikanya. Segi struktural dinamakan pula struktur sosial, yaitu keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok yakni kaedah-kaedah sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok-kelompok sosial serta lapisan-lapisan sosial. Yang dimaksud dengan dinamika masyarakat adalah apa yang disebut proses sosial dan perubahan-perubahan sosial. Dengan proses sosial diartikan sebagai penga-ruh timbal balik antara pelbagai segi kehidupan bersama. Dengan kata lain, proses sosial adalah cara berhubungan yang dapat dilihat apabila orang-perorang- an dan kelompok-kelompok manusia saling bertemu dengan menentukan sistem serta bentuk-bentuk hubungan tersebut atau apa yang terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yang telah ada. Yang terutama akan disoroti adalah interaksi sosial yang merupakan dasar daripada proses sosial. Interaksi sosial adalah hubungan- hubungan sosial yang dinamis, yang menyangkut hubungan antara orang-perorangan, antara kelompok- kelompok manusia maupun antara orang-perorangan dengan kelompok manusia.

Dengan demikian, pembahasan terhadap masyarakat hanya akan dibatasi pada tiga gatra (aspek) yaitu:

  1. struktur sosial,
  2. proses sosial, yang mencakup
  3. perubahan-perubahan sosial.

Incoming search terms:

  • konsep masyarakat
  • pengertian konsep masyarakat
  • konsep kemasyarakatan
  • konsep tentang masyarakat
  • definisi konsep masyarakat
  • pengertian kemasyarakatan
  • pengertian dan konsep masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *