Advertisement

Pertemuan para uskup dan pejabat gereja lainnya dari seluruh dunia yang ke- putusannya di bidang ajaran gereja, peribadahan, tata gereja dipandang mengikat bagi semua orang Kristen. Berdasarkan pengertian persekutuan Kristen umum­nya, di luar persekutuan Gereja Roma Katolik, tidak ada lagi konsili ekumene setelah memuncaknya per­selisihan antara Gereja Timur dan Gereja Barat (ta­hun 867) yang bermuara dalam perpecahan Gereja se­cara mutlak di tahun 1054.

Ada tujuh konsili ekumene yang diakui secara umum, yaitu (1) konsili ekumene Nicea I tahun 325; (2) konsili ekumene Konstantinopel I tahun 381; (3) konsili ekumene Efesus tahun 431; (4) konsili ekume­ne Kalsedon tahun 451; (5) konsili ekumene Konstan­tinopel II tahun 553; (6) konsili ekumene Konstanti­nopel III tahun 680-681; (7) konsili ekumene Nicea II tahun 787. Di samping ketujuh konsili ekumene itu, Gereja Roma Katolik mengakui juga 14 konsili eku­mene lain termasuk Konsili Vatikan II pada tahun 1962-1965.

Advertisement

Advertisement