Advertisement

Istilah yang timbul di Inggris sekitar tahun 1902, ketika buku karangan Ebenezer Howard, seorang wartawan, berjudul Tomorrow: A Peaceful Path to Real Reform diterbitkan sebagai edisi kedua dengan judul Garden Cities of Tomorrow. Kota taman yang diimpikannya merupakan pusat suatu kebun budi daya seluas sekitar 400 hektar, dengan bentuk mendekati lingkaran, terbagi menjadi enam segmen oleh jalan-jalan raya yang memencar dari taman pusat, lokasi bangunan pemerintah dan pelayanan, misalnya pertokoan, kantor, dan sebagainya. Pada lingkaran luarnya terdapat bangunan industri dan gudang. Kota tersebut dikelilingi oleh daerah pertanian yang menghasilkan sayur-mayur, buah-buahan, dan susu untuk memenuhi kebutuhan 30.000 jiwa penduduknya.

Advertisement
Advertisement