Advertisement

PENGERTIAN LIGA SEPAK BOLA UTAMA – Disingkat Galatama, bertugas menggalakkan sepak bola semi-profesional. Galatama dibentuk pada jaman kepengurusan Syarnubi Said sebagai Ketua Umum PSSI sekaligus pemi­lik klub Krama Yudha. Kompetisi pertama dimulai pada 17 Maret 1979. Dengan memanfaatkan kehadiran klub seperti Jayakarta, Indonesia Muda, Pardede- tex, Arseto, Warna Agung, Niac Mitra, dan sebagainya, Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) berharap dapat meningkatkan prestasi persepakbola- an Indonesia yang pernah berjaya pada tahun 1950- an. Di Olimpiade Melbourne, pada 29 November 1956, Indonesia berhasil menahan Uni Soviet 0-0.

Dalam konsepsi dan strategi PSSI, Galatama di­tempatkan sebagai “perguruan tinggi” persepakbola- an di Indonesia, tiang utama penunjang tim nasional PSSI, karena memiliki stok pemain yang siap pakai. Namun kenyataannya, setelah Galatama berusia 10 tahun, belum juga tercapai apa yang diharapkan PSSI. Galatama, yang sudah diputar dengan sistem pertan­dingan home and away itu, masih dibelit lingkaran se­tan, antara lain masih diketemukannya masalah keti­dakadilan, karena belum tegaknya hukuman yang harus diberikan Galatama kepada klub anggotanya yang melakukan pelanggaran. Masalah iuran dan transfer pemain belum diatur sepenuhnya. Galatama pernah resah ketika izin menggunakan pemain asing dihapus untuk memikat penonton agar mau menyak­sikan pertandingan. Galatama juga pernah dicemar­kan dengan kasus suap. Pemain klub Galatama, selain setiap bulannya menerima gaji, juga menerima bonus bila klubnya memenangkan pertandingan.

Advertisement

Urutan klasemen klub Galatama pada putaran kom­petisi 1988-1989 pada papan atas ditempati: Pelita Ja­ya (juara kompetisi 1988-1989) disusul oleh Niac Mitra (2 kali juara kompetisi sebelumnya) dan Petro Kimia Putra, Arseto, Medan Jaya, dan Bandung Raya. Pada papan menengah: Arema Malang, Makasar Uta­ma; Semen Padang, Pupuk Kaltim, Kramayuda, dan BPD Jateng. Di papan bawah: Warna Agung, Pustri, Palu Utra, Perkesa Mataram, Lampung Putra, dan Ba­rito Putra.

Pencetak gol terbanyak selama kompetisi Galata­ma 1988-1989 adalah Dadang Kurnia (Bandung Ra­ya) 18 gol, Mecky Tata (Arema) 17, Ricky Yakob (Arseto) 11, Hanafing (Niac Mitra) 11, Mustaqin (Pe­tro Kimia Putra) 10, Alexander Saununu (Pelita Jaya) 10. Gol ini dibuat selama 23 bulan dalam musim kom­petisi tersebut.

Incoming search terms:

  • Pengertian liga
  • pengertian kompetisi pada liga
  • pengertian kompetisi liga
  • pengertian galatama dalam sepakbola
  • makna dari tabel sepak bola
  • Kompetisi Liga arti
  • arti uni liga
  • arti galatama dalam sepak bola
  • arti dari liga
  • arti dari kompetisi liga

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • Pengertian liga
  • pengertian kompetisi pada liga
  • pengertian kompetisi liga
  • pengertian galatama dalam sepakbola
  • makna dari tabel sepak bola
  • Kompetisi Liga arti
  • arti uni liga
  • arti galatama dalam sepak bola
  • arti dari liga
  • arti dari kompetisi liga