Advertisement

PENGERTIAN LOGAM BERAT – Dari segi kimia ialah logam yang bobot jenisnya di atas 4 gram per sentimeter kubik; pada Daftar Berkala logam-logam ini terletak di sete­ngah bagian bawah; spektranya rumit; garam dan ga- ram-rangkapnya berwarna; potensial elektrodenya rendah; umumnya bersifat amfoter, yaitu membentuk basa lemah dan asam lemah; mempunyai beberapa bi­langan oksidasi. Logam berat menurut farmakologi terbatas pada logarp berat yang secara alamiah tidak ditemukan, atau ditemukan dalam jumlah sangat ke­cil, dalam tubuh manusia; dan bila tubuh mengandung logam ini dalam kadar yang lebih tinggi, kesehatannya akan terganggu. Secara eksperimental ilmu farmasi menggolongkan logam berat sebagai logam S yang ionnya membentuk sulfida yang tidak larut dalam asam kuat dan berwarna tua. Karena kuantitasnya dalam bahan obat umumnya sangat kecil, kriterium itu dapat diubah menjadi logam yang ionnya akan membentuk warna gelap dengan H2S dalam suasana asam. Menurut kriterium farmasi dan definisi farma­kologi ini, raksa atau merkurium (Hg), bismut (Bi), dan timbel (Pb), misalnya, adalah logam berat. Kad­mium juga tergolong logam berat meskipun warna kadmium sulfida kuning kenari. Arsen (As) secara farmakologi juga logam berat, meskipun unsur ini se­cara kimia digolongkan sebagai non-logam. Di antara logam yang menurut ilmu kimia berat ada yang ber­guna untuk tubuh, misalnya besi (Fe), dan dalam kuantitas yang jauh lebih kecil juga kobalt (Co), zink (Zn) dan tembaga (Cu), tetapi ada pula yang tidak ber­manfaat, misalnya Pb, Hg, dan Cd.

Dalam bidang toksikologi dikenal pengelompokan Richardson berdasarkan kestabilan ion kompleks yang dibentuk oleh ion logam itu: (1) kelompok A mudah membentuk kompleks dengan ligan yang me­ngandung oksigen, (2) kelompok B mudah membentuk kompleks dengan ligan yang mengandung nitrogen atau belerang, (3) kelompok logam berat batas.

Advertisement

Dahulu logam berat dalam tubuh manusia sukar ditentukan secara kuantitatif, baik karena peralatan yang peka belum dikenal, maupun karena pencemaran f logam-logam ini pada bahan makanan dan obat jarang terjadi. Sekarang logam berat dalam kadar yang amat 3 kecil, baik dalam bahan makanan, obat, maupun cairan dan jaringan tubuh, dapat ditentukan secara kuan­titatif, misalnya dengan spektrofotometer serapan | atom. Namun ketentuan dan praktik dalam pabrik obat dan makanan masih menggunakan uji batas (semikuantitatif), yaitu agar warna larutan atau koloid sulfida logam-logam ini tidak lebih gelap daripada warna suatu baku.

Polusi udara dan air oleh zat-zat kimia atau logam berat yang makin meningkat menyebabkan manusia tidak mungkin bebas dari zat-zat tersebut. Bila kadar logam berat dalam tubuh manusia cukup tinggi dapat timbul gejala keracunan. Contoh keracunan logam berat (merkurium) ialah penyakit Minamata, suatu penyakit yang menghinggapi banyak korban di Teluk  Minamata, Jepang, yakni nelayan dan keluarganya (termasuk bayi yang masih dalam kandungan) yang makan :kan di teluk ini.

Incoming search terms:

  • uji batas logam berat
  • uji logam berat
  • pengertian uji batas
  • uji logam berat adalah
  • definisi uji batas besi
  • logam berat pengertian
  • dasar teori uji batas besi
  • uji batas besi
  • arti dari logam berat
  • arti ion logam berat

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • uji batas logam berat
  • uji logam berat
  • pengertian uji batas
  • uji logam berat adalah
  • definisi uji batas besi
  • logam berat pengertian
  • dasar teori uji batas besi
  • uji batas besi
  • arti dari logam berat
  • arti ion logam berat