public management (manajemen publik)

Kata manajemen berasal dari bahasa Italia maneggiare yang berarti mengendarai kuda dengan penuh keahlian. Pada abad 18. istilah ini sering digunakan untuk manipulasi politik dan dalam pengawasan pelayanan umum. Frase “manajemen administratif” diciptakan oleh US BrowenLow Communitee tahun 1937; “manajemen publik” muncul kembali pada 1980-an untuk menerangkan pendekatan “rekayasa produksi” bebas politik untuk bagian pelayanan umum (lihat Hood dan Jackson 1991). Sebagaimana administrasi publik yang sangat erat hubungannya, manajemen publik juga mempunyai konotasi ideologi dan analitik. Secara ideologi berarti manajerialisme: pernyataan bahwa pelayanan publik seharusnya dilaksanakan di bawah pengawasan manajer. Ide ini menyanggah doktrin pengelolaan tanpa manajer (Martin 1983) dan pandangan bahwa pelayanan publik seharusnya dijalankan oleh para ahli yang profesional, seperti dokter rumah sakit. Elemen ideologis lain menyatakan bahwa efisiensi berarti menerapkan gaya manajemen sektor swasta ke dalam organisasi publik. Doktrin ini menentang pendekatan monastik yang lebih dulu, yang mencapai puncaknya pada era progresif (akhir abad 19 sampai awal abad 20), yang berpendapat bahwa untuk menghindari korupsi dan politisisasi, pelayanan publik seharusnya berbeda dari manajemen bisnis swasta, menyewa dan menghadiahi staf dengan cara berbeda-beda dan beroperasi dalam suatu gaya legalistik dengan aturan umum yang dibuat untuk mengembangkan keadilan dan pertanggungjawaban.

Apakah manajemen publik mempunyai fokus analisis tersendiri, yang membedakannya dari manajemen bisnis di satu pihak dan administrasi publik di pihak lain? Kedua isu itu masih diperdebatkan. Pertama adalah perdebatan tentang apakah manajeamen publik membutuhkan “ABC” yang berbeda dari yang digunakan oleh manajemen sektor swasta, atau apakah hanya mewakili suatu daerah yang berbeda dengan menggunakan teknik dan ide dasar sama. Gunn (1987) meng-identifikasi suatu spektrum posisi mengenai perbedaan manajemen publik, mulai dari pandangan bahwa “manajemen publik adalah unik” sampai pandangan sederhana bahwa manajemen publik adalah bentuk dari administrasi publik yang kurang efisien. Kebanyakan komentator melihat perbedaan manajemen sektor publik terletak dalam cara di mana tujuan yang beragam dan persyaratan bagi pertanggungjawaban publik dan kepekaan politik akan membentuk operasi pelayanan publik.

Apakah manajemen publik adalah subyek dan pendekatan analitik yang berbeda dari administrasi publik juga masih diperdebatkan. Bagi beberapa orang, manajemen publik hanyalah suatu istilah trendy 1980-an untuk istilah yang sebelumnya dikenal sebagai administrasi publik, yang merefleksikan suatu era di mana beberapa pemerintah OECD bersikap antipati terhadap organisasi publik dan bermaksud membuat pegawai publik senior memandang diri mereka sendiri sebagai manajer untuk memerangi kekuasaan uni perdagangan sektor publik. Memang banyak kursus-kursus akademi yang sebelumnya bernama administrasi publik segera diganti dengan nama manajemen publik pada masa itu (cf. Chandler 1991). Tapi masih ada kemungkinan interprestasi yang lain. Salah satunya adalah bahwa manajemen publik merepresentasikan suatu upaya untuk lebih memperhatikan fungsi produksi pelayanan publik, memfokuskan pada masalah operasional yang berlawanan dengan penekanan studi tanggung jawab dan kebijakan publik dalam administrasi publik konvensional pada saat itu. Sebuah pandangan alternatif, yang menjadi penengah kedua pandangan itu, adalah bahwa manajemen publik mewakili kembalinya tema awal dari administrasi publik, terutama di Amerika Serikat (cf. Overmann 1984). Administrasi publik yang berkembang pada era kemajuan berhubungan erat dengan perkembangan teori manajemen, yang merefleksikan doktrin dikotomi administrasi politik yaitu pandangan bahwa organisasi dan implementasi akan menghasilkan keterampilan profesional yang seharusnya dipisahkan dari politik elektoral.

Penekanan terbaru pada pendekatan manajemen sektor swasta untuk pelayanan publik disebut oleh beberapa komentator disebut dengan “manajemen publik baru” (lihat Pollit 1993) dibanyak negara-negara OECD sejak pertengahan 1980-an, pendekatan ini memancing perdebatan mengenai penjelasan perkembangan ini dan ketepatan normatifnya. Manajemen publik baru telah dipertahankan oleh politikus dan pegawai negeri sipil, sebagai cara untuk membuat pemerintahan modern yang lebih efisien dan responsif terhadap warga. Pertanyaan kritis mengenai apakah konsep manajemen perusahaan swasta dapat dipakai pada pelayanan publik dan apakah kepentingan praktik manajemen swasta akan mengurangi ruang lingkup penggunaan organisasi publik merupakan instrumen kunci bagi peningkatan keadilan pegawai dan kebijakan “model pegawai” lain.

Incoming search terms:

  • manajemen publik
  • pengertian manajemen publik
  • pengertian manajemen publik menurut para ahli
  • definisi manajemen publik
  • manajemen publik adalah
  • makalah manajemen publik
  • konsep manajemen publik
  • apa itu manajemen publik
  • definisi manajemen publik menurut para ahli
  • manajemen publik menurut para ahli

Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • manajemen publik
  • pengertian manajemen publik
  • pengertian manajemen publik menurut para ahli
  • definisi manajemen publik
  • manajemen publik adalah
  • makalah manajemen publik
  • konsep manajemen publik
  • apa itu manajemen publik
  • definisi manajemen publik menurut para ahli
  • manajemen publik menurut para ahli