Model pasar neoklasik.

Pengertian market ( pasar) adalah Ekonom neoklasik tidak meman­dang pasar sebagai sistem yang anarkis dan cenderung terkena krisis, namun me­reka cenderung menjelaskan properti dari sistem pasar yang terkoordinasi dengan sempurna dengan cara Newtonian yang statis, seolah-olah seluruh anggota pasar mendapat informasi lengkap dan memiliki insentif yang cenderung akan menyama­kan permintaan dan penawaran.

Kegagalan pasar.

Walau merupakan pandangan domin­an di kalangan ekonom, neoklasikisme bu­kannya tanpa kritik dan perpecahan inter­nal. Beberapa ekonom ekuilibrium umum neoklasik, seperti Hahn (1973), mengang­gap model pasar mereka adalah abstraksi ilmiah yang penting yang mendeskripsikan pasar dunia riil dengan al<urat. Yang lain­nya, terutama yang berhubungan dengan Aliran ekonomi pasar bebas Chicago, menyatakan bahwa pasar yang terbuka dan bebas beroperasi seolah-olah menun­jukkan properti model neoklasik. Yakni, Aliran Chicago berpendapat bahwa pasar riil cenderung memaksimalkan efisiensi el«momi dengan mengeluarkan seluruh keuntungan potensial dari perdagangan. Ini bukan hanya berbeda dengan kritik post-Keynesian kontemporer, tetapi juga dengan teori keseimbangan umum yang berpendapat bahwa model pasar neoklasik tidak punya relevansi dengan pasar riil. Dalam dua dekade terakhir muncul perpecahan lain dalam pandangan neo­klasik tentang pasar, yang berfokus pada gagasan tentang “kegagalan pasar”. Para ekonom dalam tradisi teori kegagalan pa­sar ini berusaha menggunakan gagasan ke­seimbangan ekonomi umum yang efisien sebagai patokan normatif untuk menilai dan mengkritik proses pasar aktual. Karya Stiglitz (1995) adalah contohnya. Karena partisipan dalam pasar riil menghadapi informasi yang tal< sempurna, biaya tran­saksi tinggi, risiko ketidaksempurnaan, dan pasar kapital, atau eksternalitas, maka pasar tidak akan bisa memunculkan selu­ruh potensi keuntungan dari perdagang­an. Pendapat ini menekankan bagaimana pasar akan gagal, dalam prakriknya, untuk mencapai kondisi efisiensi yang ideal yang dikembangkan oleh teori ekonomi abstrak murni, dan juga mengklaim bahwa inter­vensi pemerintah pada level tertentu dapat mengoreksi kegagalan pasar dan mening­katkan efisiensi ekonomi secara keseluruh­an. Pandangan lain tentang pasar baru muncul sejak paruh akhir abad ke-20. Pendapat ini terutama dikaitkan dengan Ludwig von Mises (1949) dan F. A. Hayek (1948) (Iihat AUSTRIAN ECONOMICS) dan karya Douglas North dan yang lainnya dalam literatur New Institutional Economics. Pengertian market ( pasar) adalah Pendapat ini menyatakan bahwa pasar bukan me­kanisme, seperti dikatakan model neok­lasik. Pasar diteorisasikan sebagai proses penemuan dinamis, yang digerakkan oleh banyak rencana dan aktivitas produsen dan konsumen yang bekerja sama dan berkompetisi di dalam pembagian kerja sosial dan institusi terkait. Teori pasar Austria tidak puas dengan kecenderungan neoklasik untuk berfokus pada model pasar abstrak dan mekanis, se­bagai tujuan dalam dirinya sendiri (Hahn), sebagai deskripsi “seolah-olah” dan pem­belaan pasar bebas (Aliran Chicago), atau sebagai cita-cita normatif untuk mengkri­tik pasar riil (kegagalan pasar). Ketimbang fokus pada bagaimana mekanisme pasar akan bekerja dalam kondisi ideal (seperti in­formasi sempurna, biaya transal<si nol dan sebagainya), ekonom Austrian cenderung berusaha menjawab pertanyaan bagaima­na proses pasar dapat mengungkapkan dan menggunakan pengetahuan yang ter­sebar dan tidak lengkap, dan karenanya mengoordinasikan rencana produksi dan konsumsi mereka. Menurut aliran Austria, ketidakpastian dan kesalahan amat ba­nyak, tetapi, berbeda dengan kritikus post­Keynesian, aliran Austria menunjukkan properti pengkoordinasi yang tidak secara sengaja disediakan oleh tindakan entrepre­neurship, dan insentif untuk mendeteksi dan mengoreksi kesalahan melalui sinyal harga relatif dan profit dan kerugian. Ber­beda dengan model neoklasik, teori proses pasar Austrian bukan ilmu kuantitatif atau prediktif, bukan sistem matematika, tetapi ilmu kualitatif tentang tendensi dan arah yang dipengaruhi oleh usaha entrepreneur dan diekspresikan dalam logika sebab dan akibat verbal.

Neoklasik­isme dan Marxisme. Pengertian market ( pasar) adalah

Pandangan New Institutionalist ten­tang pasar sama dengan pandangan Aus­trian dalam hal skeptisismenya terhadap kekuatan pandangan abstrak neoklasik. New Institutionalist menegaskan bahwa semua varian neoklasikisme cenderung membuat model pasar sebagai sistem me­kanis dan abstrak yang sepenuhnya ter­pisah dari kultur, tradisi dan semua insti­tusi lainnya. Dalam pandangan ini, pasar bukan hanya proses perubahan dinamis; pasar adalah proses yang muncul, diben­tuk dan dipengaruhi oleh faktor politik, teknologi, sains, agama dan kultural. Setiap teori pasar yang relevan harus menjelaskan properti institusional di mana proses pasar berjalan. Pengertian market ( pasar) adalah Walaupun teori pasar Austrian, New Institutionalist, dan post-Keynesian mung­kin sesuai dengan pandangan teori sosial lainnya yang tidak menyukai neoklasik­isme dan Marxisme, ketiga aliran itu sih tetap berada di pinggiran dalam ling­kungan profesi ekonomi, yang tampaknya menganut Posmvism ilmu sosial.