PENGERTIAN MASA DATANG DARI PERSPEKTIF TEORI UMUM SEJARAH ADALAH – Tak seorangpun sesungguhnya mengetahui bagaimana masa datang itu, malahpun masa datang yang dekat, dan malah para analis sosial yang paling berbakat sekalipun jarang mampu membuat ramalan yang dapat dipercaya mengenai apa yang akan datang. Tetapi satu hal adalah pasti: Jika kita tidak mempunyai suatu teori umum yang baik tentang masa lalu, maka kita sama sekali tidak memp unyai harapan untukberspekulasi secara intelektual tentang apa yang ada di depan. Buku ini telah mengemukakan suatu perspektif materialis dan evolusioner agar dapat memahami masa lalu, dan dapat dikemukakan bahwa perspektif demikian merupakan pedoman kita yang paling dapat dipercaya untuk masa datang. Saya tidak tahu apakah ramalan Heilbroner, Goldstein, dan Chase-Dunn merupakan ramalan-ramalan yang baik, tetapi saya percaya bahwa, sampai tingkat tertentu, mereka memiliki faktor-faktor yang mungkin merupakan yang paling penting terlibat dalam membentuk masa datang itu. Dewasa ini kita hidup dalam suatu ekonomi-dunia kapitalis yang m.eluas dan berkembang selama setengah milenium. Ekonomi dunia ini terjalin erat dengan suatu sistem antar-negara, dan keduanya berinteraksi dengan negara-negara sosialis. Sistem-dunia kapitalis telah menciptakan kemajuan teknologi yang besar yang sekarang mengancam spesis kita, baik dalam arti ekologis (melalui degradasi lingkungan yang terus-menerus) maupun dalam arti politik (melalui ancaman perang nuklir). Jadi kita berada di ujung tanduk. Tidak ada gunanya untukberpura-pura menolak kenyataan-kenyataan itu. Kenyataan-kenyataan itu ada, dan mempunyai urgensi yang khusus. Sebagai warga yang bijak, kita mempunyai kewajiban untuk mempelajari faktor-faktor itu dan melakukan apa saja yang dapat guna mencegah faktorfaktor itu membawa kita ke dalam jurang bencana dahsyat. Namun, apa alternatifnya?

1. Selama 10.000 tahun lampau banyak perubahan fundamental dalam kehidupan sosial manusia agaknya lebih menunjukkan kemunduran kebuclayaan daripada kemajuan. Bagi kebanyakan populasi dunia ini standar hidup telah menurun, dan kuantitas kerja telah meningkat dan kualitasnya menurun, adanya ketidaksamaan dalam kekayaan dan kekuasaan telah menjadi semakin penting, dan demokrasi secara mantap digantikan oleh dominasi elit atas orang banyak oleh yang sedikit.

2. Karl Marx memandang masa datang sebagai suatu masa di mana masyarakat sosialis yang canggih secara teknologis akan muncul dari reruntuhan kapitalisme. Masyarakat ini akan didasarkan pada pemilikan alat-alat produksi oleh negara, dan produksi ekonomi akan terjadi untuk kesejahteraan umum bukannya untuk keuntungan privat. Kerja akan kehilangan karakternya sebagai komoditas dan alienasi pekerja akan terhapuskan. Masyarakat-masyarakat sosialis yang sesungguhnya ada sekarang ini menyimpang jauh dari konsepsi sosialisme Marx. Masih menjadi suatu pertanya-. an apakah kapitalisme akan semakin memberi jalan kepada sosialisme di seluruh dunia ini dan, jika demikian, apakah dunia sosialis ini merupakan perbaikan substansial kapitalisme.

3. Emile Durkheim memandang tujuan sejarah Barat berada dalam arah me-ningkatnya perhatian terhaclap individu sebagai suatu obyek perhatian moral yang nyata. Ada sejumlah kecenderungan dalam organisasi sosial masyarakat Barat selama abad yang lalu atau sekitar itu yang secara kuat mengemukakan bahwa pengertian Durkheim penting.

4. Max Weber mempunyai pandangan yang sangat pesimistik mengenai masa depan peradaban Barat. Baginya rasionalisasi adalah proses utarna dalam 500 tahun lampau sejarah manusia. Selama masa ini masyarakat manusia telah semakin dicirikan oleh bentuk-bentuk perilaku sosial yang didasarkan pada perhitungan rasional mengenai cara-cara yang paling efisien untuk mencapai tujuan tertentu. Ia berpikir bahwa birokrasi modern, ilmu pengetahuan, dan teknologi merupakan ciri-ciri utama eksistensi modern. Dengan pertumbul-tannya yang meningkat, orang akan terkurung di dalam suatu “sangkarbesi” di mana hubungan-hubungan manusia semakin kehilangan makna. Banyak aspek sejarah Barat modem yang menunjukkan bahwa Weber mempunyai pengertian kunci dalam hubungan dengan arah sejarah modern.

5. Robert Heilbroner adalahpemikir modern yang juga mempunyai pandangan yang sangat pesimistik terhadap prospek manusia dalam tahun- tahun yang akan datang. Ia percaya bahwa ledakan penduduk dunia dan kelebihan pemanfaatan sumber daya alam secara potensial dapat mengakibatkan konsekuensi-konsekuensi yang berbahaya bagi kualitas hidup manusia baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Ahli ekonomi Julian Simon telah mengeritik dengan sangat pandangan ini, dengan percaya bahwa masa datang jauh lebih semarak daripacia yang dipercayai oleh para peramal seperti Heilbroner.

6. Perang telah menjadi suatu kegiatan yang sangat umum sepanjang sejarah kapitalisme, tetapi perang yang paling dallsyat hampir secara pasti terjadi pada akhir tahap titik balik naiknya ekonomi. Perhitungan dari kecenderungan sejarah ini menunjukkan bahwa perang besar berikutnya mungkin akan pecah pada sesuatu saat selama 20 sampai 40 tahun berikut. Memang ada alasan untuk memperkirakan bahwa perang demikian itu akan mencakup penggunaan senjata-senjata muklir. Dengan diperingatkan oleh prospek yang mengerikan ini, maka beberapa ilmuwan sosial telah mulai mengusulkan dibentuknya suatu negara dunia yang dapat mengambil langkah-langkah besar untuk mencegah peristiwa demikian itu.

7. Teori umum mengenai sejarah manusia yang disajikan dalam seluruh buku ini mengemukakan bahwa masa datang akan paling signifikan dibentuk oleh perubahan-perubahan dalam kondisi-kondisi material kehidupan sosial. Agar dapat memahami masa datang itu kita perlu mernberi perhatian yang saksama kepada sistem kapitalis dunia dan ketidaksamaan ekonomi internasional dan ketegangan-ketegangan politik dan militer. Organisasi produksi kapitalis dunia ini mempunyai dampakdampak politik-militer dan ekologi yang sangat signifikan.

Filed under : Bikers Pintar,