PENGERTIAN MASYARAKAT DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PASAR – Paul Bohartnan dan George Dalton (1962) membedakan ada tiga jenis masyarakat dalam hal hubungannya dengan pasar: masyarakat tanpa pasar, masyarakat pasar periferal, dan masyarakat yang didominasi pasar. Masyarakat tanpa pasar tidak mempunyai pasar maupun tempat pasar. Walaupun ada beberapa transaksi ekonomi yang didasarkan atas pembelian dan penjualan, namun itu hanya bersifat kasual, sedikit dan jarang terjadi. Karena m_asyarakat tanpa pasar tidak memiliki pasar, kebutuhan subsistensi tidak dipenuhi dengan prinsip-prinsip pasar, tetapi oleh mekanisme resiprositas dan redistribusi. Masyarakat !Kung, juru-bicara-Kaoka, dan Yanomamo adalah masyarakat tanpa pasar, karena sebenarnya mereka memang merupakan masyarakat pemburu-peramu dan hortikultura.

Masyarakat pasar periferal mempunyai tempat pasar tetapi prinsip-prinsip pasar jelas tidak berfungsi mengatur kehidupan ekonomi. Dalam masyarakat semacam ini, orang mungkin sering terlibat dalam aktivitas tempat pasar, sebagai pembeli ataupun penjual; tetapi aktivitas ini merupakan gejala ekonomi yang sangat sekunder. Orang tidak memenuhi keperluan subsistensinya melalui aktivitas tempat pasar, tetapi melalui resiprositas, redistribusi, dan ekspropriasi. Dalammasyarakat pasar periferal, “kebanyakan orang tidak memproduksi sesuatu untuk pasar atau dijual di pasar, atau mereka melakukarmya hanya sebagai orang-pasar sesekali” (Bohannan and Dal ton, 1962:7).

Pasar periferal sangat sering terdapat di kalangan masyarakat hortikultura, dan hampir universal dalam masyarakat agraris. Masyarakat Aztecs, masyarakat hortikultura yang sangat intensif yang mendominasi Meksiko selama abad xv dan xvi, mempunyai pasar-pasar periferal yang cukup luas dan penting ( Beals and Hoijer,1971). Di seluruh kota di kekaisaran Aztecs ada pasa rpasar besar, dan pasar-pasar ini dihubungkan satu dengan lainnya dan dengan ibukota Aztec Tenochtitlan dengan sis tem pedagang keliling. Pasar besar terdapat di pinggiran kota Tenochtitlan, berlangsung lima hari sekali. Para calon pembeli datang ke pasar ini daribermil-mil di seputamya untu k membeli banyak dan berbagai barang yang ditawarkan di situ: emas, perak, permata, pakaian, coklat, tembakau, kulit binatang, alas kaki, budak, buah dan sayuran, garam, madu, peralatan, tembikar, perabot rumah tangga dan banyak lagi barang lainnya.

Pasar-pasar periferal juga signifikan dalam masyarakat Eropa abad pertengahan (Heilbroner,1985). Pasar di kota-kota kecil Eropa abad pertengahan adalah tempat di mana parzt petani akan membawa sebagian hasil panennya untuk dijual. Para pedagang dan pengrajin yang tinggal di berbagai kota ini, bagaimanapun juga, lebih penting bagi kehidupan pasar. Para pedagang dan pengrajin ini membuat barang untuk dijual di pasar-pasar dan menopang hidup mereka dari hasil penjualan tersebut. Eropa abad pertengahan juga mempurtyai jenis aktivitas pasar yang khas, dikenal dengan pekan raya (fair). Ini adalah jenis pasar keliling, biasanya diadakan setahun sekali, di mana para pedagang dari seluruh Eropa datang menjual produk mereka. Pekan raya dilaksanakan bersamaan dengan hari keramat, perayaan keagamaan, dan aktivitas ekonomi yang intens. Pada pekan raya, para pedagang membawa sejumlah besar barang yang bermacam-macam untuk dijual, seperti sutera, kuda, obat, rempah-rempah, buku dan kertas dari kulit dan masih banyak lagi (Heilbroner, 1985). Masyarakat yang didominasi pasar memilikibaik pasar maupun tempat pasar (yaitu, pasar-pasar yang “tersebar”) dan prinsip-prinsip pasar — prinsip membeli dan menjual barang menurut kekuatan permintaan dan penawaran — yang menentukan semua keputusan penting dalam produksi, distribusi dan pertukaran. Dalam masyarakat ini, berbagai jenis resiprositas dan redistribusi mungkin juga ada, tetapi sangat kurang signifikan. Satu-satunya masyarakat yang didominasi pasar adalah masyarakat yang dikarakterisasikan oleh kapitalisme modern. Karena kita akan membahas masyarakat yang didominasi pasar secara rinci dalam bab berikutnya, maka sisa pembahasan bab ini menyangkut masyarakat pasar periferal. Perhatian kita adalah kepada jenis karakteristik aktivitas pasar periferal yang sangat berkembang pada kebanyakan masyarakat agraris dan umumnya berlokasi di kota-kota.

Filed under : Bikers Pintar,