PENGERTIAN MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN ADALAH – Suatu perspektif antropologi menurut minat luas para antropolog adalah minat mengenai masyarakat (sebagai satuan sosial) atau kebudayaan (sebagai perangkat gagasan, aturan-aturan, keyakinan-keyakinan yang dimiliki bersama). Pengkhususan minat ini menjadi sedikit lebih rumit daripada penyebutan `antropologi sosial’ (disiplin sebagaimana di-praktikkan di Inggris dan beberapa lain) dan `antropologi budaya” (sebagaimana dipraktikkan di Amerika Utara) sebagaimana diutarakan antara lain oleh Adam Kuper (1988).

Pada dasarnya, perhatian antropologi yang paling awal adalah me-ngenai ciri-ciri dan sifat-sifat masyarakat: bagaimana manusia berhubungan satu sama lain, dan bagaimana dan mengapa masyarakat ber-ubah sepanjang waktu. Ketika perhatian diakronik banyak dikritik orang, perhatian orang beralih kepada bagaimana masyarakat diorganisasi atau berfungsi. Fungsionalis, struktural-fungsionalis, dan strukturalis berdebat satu sama lain apakah akan menekankan pada hubungan antarindividu, hubungan antar-institusi sosial, atau hubungan antara kategorikategori sosial yang ditempati oleh individu-individu tersebut. Namun, mereka umumnya sepakat mengenai perhatian mendasar pada sosial yang mengatasi budaya (Kuper, 1988).

Filed under : Bikers Pintar,