Advertisement

Suatu paham filsafat yang berpendapat bahwa semua realitas dapat diperkecil menjadi materi dan kekuatan tertentu yang secara keseluruhan tunduk pada kondisi materi. Karena itu segala yang ada merupakan materi atau keberadaan tergantung pada materi. Namun arti dan kedudukan paham ini jauh dari jelas. Hal ini tampak dalam beberapa hal yang tidak dapat dijelaskan secara tegas, seperti: Apakah materi dapat aiperluas dalam ruang dan waktu? Apa sifat hakikinya? Bagaimana dengan ruang dan waktu yang menampung materi, kekuatan yang menggerakkannya dan kesadaran yang memahaminya; apakah semua itu tergantung pada materi. Di satu pihak akal atau pikiran dianggap sebagai materi bergerak, di pihak lain pikiran dianggap sebagai realitas lain yang disebabkan perubahan material dan seluruhnya tergantung pada materi.

Materialisme berpendapat bahwa tidak ada entitas nonmaterial, seperti roh, hantu, setan, dan malaikat. Tidak ada perantara immaterial, tak ada Tuhan atau dunia supranatural; satu-satunya realitas adalah materi dan apa jasa yang menjadi manisfestasi kegiatannya. Setiap perubahan (peristiwa atau kejadiaan) mempunyai penyebab material. Segala sesuatu yang ada dalam alam semesta dapat dijelaskan dalam kaitan kondisi material. Materi dan kegiatannya adalah kekal. Tidak ada penyebab pertama atau penggeralc pertama. Konfigurasi material benda-benda bisa berubah dan materi itu sendiri dapat berada dalam dimensi beragam dan rumit, tetapi materi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Tidak ada hidup atau pikiran imortal. Semua fenomena berubah, akhirnya melewati eksistensi, kembali ke dasar material primordial dan kekal dalam suatu transformasi materi abadi.

Advertisement

Paham materialisme dapat dikategorikan dalam beberapa bentuk. (1) Materialisme mekanistik memahami sepenuhnya seluruh realistik berdasarkan cara kerja mesin, masing-masing bagian bekerja dalam kaitan satu dengan lainnya dalam gerakan lingkaran tidak berujung, tidak berjarak. Semua saling menggerakkan; (2) materialisme dialektis mencoba memahami bagaiman semua benda tanpa tawar-menawar berinterrelasi satu sama lain sebagai keseluruhan. Interrelasi absolut ini menimbulkan perjuangan, konflik, kontradiksi, perubahan dan munculnya hal-hal baru; (3) materialisme antropologis tampil dalam dua bentuk, yaitu menolak adanya jiwa dan menolak terlepasnya jiwa dari materi; (4) materialisme bistorts berpendapat bahwa seluruh atau sebagian besar tindakan manusia serta perubahan kultural ditentukan oleh faktor ekonomi; (5) materialisme reduktif menegaskan bahwa segala sesuatu dalam alam semesta, termasuk kesadaran, dapat dijelaskan dalam hubungan dengan materi bergerak.

Incoming search terms:

  • arti dari materialisme
  • faktor penyebab materialisme

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti dari materialisme
  • faktor penyebab materialisme