Prosedur pengukuran.

Pengertian measurement (pengukuran) adalah Jika definisi prosedur pengukuran yang memadai sudah ditetapkan sehingga A, B, C dari objek bisa dibandingkan dalam hal X. Jadi, tongkat A dapat dikatakan le­bih panjang ketimbang B setelah ukuran panjang didefinisikan dan diaplikasikan ke A dan B. Dengan cara yang sama, ma­syarakat A akan dianggap lebih mobile se­cara sosial setelah ukuran mobilitas sosial didefinisikan. Pengukuran adalah kegiatan dalam ilmu sosial dan ilmu alam. Tanpa pengu­kuran, mustahil untuk menjawab perta­nyaan sosiologi sederhana seperti: Apakah tingkat bunuh diri di negara A lebih besar ketimbang 20 tahun yang lalu? Apakah kesenjangan sosial di negara A lebih besar ketimbang di negara B? Apakah mobili­tas antargenerasi sedang meningkat atau menurun di negara A sepanjang dekade terakhir?

Mo­bilitas sosial. Pengertian measurement (pengukuran) adalah

Pengukuran adalah kegiatan dalam ilmu sosial dan ilmu alam. Tanpa pengu­kuran, mustahil untuk menjawab perta­nyaan sosiologi sederhana seperti: Apakah tingkat bunuh diri di negara A lebih besar ketimbang 20 tahun yang lalu? Apakah kesenjangan sosial di negara A lebih besar ketimbang di negara B? Apakah mobili­tas antargenerasi sedang meningkat atau menurun di negara A sepanjang dekade terakhir? Pertanyaan-pertanyaan ini menunjuk­kan bahwa ilmu sosial tidak dapat meng­hindari pengukuran, tetapi ini juga menun­jukkan kesulitan pengukuran dalam ilmu ini. Etnometodolog dan fenomenolog telah menunjukkan bahwa pengukuran, misal­nya tingkat bunuh diri, bisa jadi tidak ada maknanya, sebab definisi sosial untuk bunuh diri adalah variabel selain waktu dan ruang, dan pencatatan kematian seba­gai tindak bunuh diri adalah keputusan sosial yang dipengaruhi oleh banyak fak­tor. Tetapi keberatan ini relatif: sementara benar bahwa pengukuran tingkat bunuh diri tidak bisa dilihat secara dangkal, na­mun bagaimanapun juga pengukuran itu dapat memberikan pernyataan komparatif yang dapat dipercaya walau agak “lemah” (seperti: “tingkat bunuh diri tampaknya naik dari 1 ke bunuh diri di negara A lebih banyak ketimbang di negara B”). Kesulitan metodologis kedua adalah lebih penting. Panjang dapat diukur dalam inci atau centimeter: jika sebuah tongkat tampak lebih panjang ketimbang tongkat lain, maka berarti ia lebih panjang juga dalam ukuran inci atau centimeter. Akan tetapi, properti ukuran fisik :ilternatif ini (mereka terkait satu sama lain secara monotonik) biasanya hilang dalam kasus pengukuran di dalam ilmu sosial. Jadi, mo­bilitas dapat diukur dengan indeks Glass; dengan index Yasuda atau indeks-indeks lainnya (Boudon, 1973). Pengertian measurement (pengukuran) adalah Dengan cara yang sama, pemerataan/kesenjangan pendapat­an, atau pendidikan, dan sebagainya, bisa diukur dengan beberapa cara. Maka secara teoretis adalah mungkin untuk mengata­kan bahwa, misalnya, suatu masyarakat A tampak lebih mohile ketimbang B atau sama mohile-nya dengan B dalam bebera­pa variabel jika dipakai satu jenis pengu­kuran, dan hasil yang sebaliknya mungkin akan muncul jika dipakai jenis pengukur­an lainnya. Ini berarti bahwa konsep seperti “mo­bilitas sosial” atau “kesenjangan” sebena­rnya lebih ambigu ketimbang “panjang” atau “suhu”: beraneka ragam indeks yang ada menunjukkan varasi interpretasi atas gagasan ini. Tetapi dalam praktiknya, va­riasi pengukuran itu tampak sebagai satu kesatuan.