Advertisement

Dalam agama Budha, dipandang sebagai alat mengembangkan batin dan sebagai terjemahan bagi bhavana. Pengertian terakhir merujuk dua jenis pengembangan batin, yaitu sebagai alat menenangkan batin (samatha-bhavana) dan sebagai alat menangkap pengetahuan (vipassana-bhavana).

Kedua fungsi tersebut mempunyai sasaran berbeda. Yang pertama diarahkan untuk mencapai konsentrasi (samadhi) atau keadaan batin tidak goyah, damai, dan tidak tercemar. Yang kedua untuk mencapai kebijaksanaan (panna) atau pengertian sebenarnya mengenai ketidakkekalan, kederitaan, dan ketanpaintian semua fenomena kehidupan. Dalam kenyataannya konsentrasi adalah landasan yang tidak dapat ditinggalkan begitu saja dalam pencapaian kebijaksanaan.

Advertisement

Dalam Visuddhi Magga, Buddhagosha menjelaskan adanya 40 subjek meditasi untuk mencapai konsentrasi, yang terdiri atas 10 kasina, 10 subjek memuakkan, 10 perenungan, 4 kediaman agung (metta, karuna, mudita, dan upekkha), 4 alam tidak berbentuk, 1 pencerapan makanan menjijikkan, dan 1 analisis empat unsur.

Advertisement