Advertisement

Adalah batu tegak yang diletakkan di suatu tempat untuk menghormati seorang tokoh yang masih liidup ataupun telah meninggal. Istilah tersebut mungkin sekali berasal dari bahasa Breton: men, batu; hir, berdiri. Penggunaan menhir sebagai medium penghormatan roh dapat diwujudkan dalam bentuk tunggal (satu batu saja) dan dapat pula didirikan secara berkelompok, sehingga membentuk denah segi empat, bujur sangkar, atau temugelang. Ada menhir yang polos, ada yang diberi bentuk muka orang, dan bahkan ada yang berbentuk phallus. Tokoh itu biasanya adalah pemimpin dalam suatu kelompok sosial, pada jaman Batu Besar (Megalitikum), yaitu sekitar 1000 tahun SM.

Para ahli berpendapat bahwa menhir dibuat dan ditegakkan semasa tokoh yang dihormati itu masih hidup; sesudah si tokoh meninggal dunia, menhir itu diyakini menjadi tempat bersemayamnya roh tokoh tersebut. Akhirnya tokoh ini tidak sekadar dihormati, tetapi menjadi tokoh keramat yang dipuja. Menhir itu sendiri menjadi sarana berkomunikasi antara pemuja dan roh tokoh keramat.

Advertisement

Pembuatan dan penegakan menhir terkait dengan struktur yang ada dalam masyarakatnya. Seorang pemimp n harus tampak jelas mempunyai kedudukan lebih tinggi daripada rakyatnya. Untuk mewujudkan perbedaan status itu, sang pemimpin mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya. Sebaliknya, sebagai pemimpin yang berstatus tinggi, ia harus melimpahkan hartanya untuk kesenangan, kebahagiaan, dan kemakmuran rakyatnya. Dengan demikian tokoh semacam itu berhak mendapatkan pendirian menhir. Setelah ia meninggal, menhir itu menjadi lambang jasa-jasanya, sekaligus lambang dirinya sendiri. Kenangan rakyat terhadap jasanya berubah menjadi pemujaan, karena iama ih tetap dianggap sebagai pelindung.

Unsur kebudayaan megalit selain menhir adalah meja batu {dolmen), keranda atau peti mati (sarkofa£«s), kubur batu, area, dsb. Kebudayaan megalit ini tarmula dari jaman neolitikum dan berkembang pada jaman logam. Pada masyarakat tertentu, kebudayaan megalit itu masih hidup sampai sekarang, misalnya di Nias, Sumba, dan Flores. Sisa-sisa kebudayaan ini di Indonesia tersebar di berbagai tempat, misalnya di Kabupaten Limapuluh Koto (Sumatra Barat), dataran tinggi Pasemah (Sumatra Selatan), Sulawesi Selatan, dan Pulau Jawa.

Incoming search terms:

  • pengertian menhir
  • arti menhir
  • menhir adalah
  • apa yang dimaksud dengan menhir
  • apa yg dimaksud menhir
  • Pengertianmenhir
  • apa yg dimaksud dengan menhir
  • apa yg disebut dengan menhir
  • tentang menhir
  • arti dari menhir

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian menhir
  • arti menhir
  • menhir adalah
  • apa yang dimaksud dengan menhir
  • apa yg dimaksud menhir
  • Pengertianmenhir
  • apa yg dimaksud dengan menhir
  • apa yg disebut dengan menhir
  • tentang menhir
  • arti dari menhir