Advertisement

Pohon yang tingginya mencapai 30 meter dan diameternya mencapai 0,8 meter. Batangnya tegak, berwarna abu-abu atau putih, sedangkan kayunya berwarna merah terang dan termasuk kayu kelas IV. Walaupun tidak terlalu keras dan berpori besar, kayunya digunakan sebagai bahan bangunan rumah, peralatan rumah tangga, dan perahu. Daunnya membundar telur atau lonjong memanjang dengan permukaan atas yang suram atau kadang-kadang mengkilap. Daunnya yang sewaktu muda berwarna cokelat dengart permukaan bawah berbulu cokelat makin lama menjadi hijau gelap dan gundul. Bunganya kecil-kecil, berwarna putih, di ketiak daun. Buahnya ungu, membulat telur sampai lonjong. Tumbuhan ini ditemukan pula tumbuh liar di hutan primer dan paya di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Umumnya, mentangur ramu tumbuh pada tanah berpasir atau berbatu, pada ketinggian kurang dari 300 meter di atas permukaan laut. Di Jawa Barat dan Jawa Tengah, pohon ini sudah dibudidayakan sebagai pohon pelindung atau tanaman hias. Selain itu, kulit kayu, resin, daun, dan akarnya digunakan pula sebagai obat penyakit encok. Resinnya dapat digunakan untuk meracun anjing, sedangkan akar dan kulit kayunya sebagai insektisida.

Klasifikasi llmiah. Mentangur ramu termasuk suku (Jlusiaceae (manggis-manggisan); nama ilmiahnya Calophyllum soulattri.

Advertisement

Incoming search terms:

  • arti ramu

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti ramu