Advertisement

Suatu nama kelompok tumbuhan yang umumnya berupa pohon hutan dengan penampilan tinggi, besar, dan batang bawah berbanir. Daunnya tunggal, relatif kecil, dan selalu dengan ujung berembang. Buahnya geluk bulat telur, relatif kecil sampai besar, dan mempunyai lima sayap yang berkembang dari cuping kelopak bunga; tiga di antaranya selalu lebih panjang dari yang lain. Kayu pohon ini umumnya dimanfaatkan sebagai bahan bangunan baik berat maupun ringan. Beberapa jenis meranti juga merupalean penghasil damar dan tengkawang.

Meranti Abang tingginya mencapai 40 meter. Daerah penyebarannya tersebar di Sumatra dan Kalimantan, pada ketinggian 7001.300 meter di atas permukaan laut, tetapi kadang-kadang di ketinggian hanya 200 meter dari atas permukaan laut. Kayu pohon ini bermanfaat sebagai bahan bangunan yang cukup kuat.

Advertisement

Meranti Bakau tingginya mencapai 30-40 meter. Pohon ini tersebar di hutan rawa gambut campuran Sumatra Timur, Sumatra Seiatan, Pulau Bangka, Kepulauan Karimunjawa, dan Kalimantan Barat. Kayunya dimanfaatkan sebagai bahan bangunan.

Meranti Bapa tingginya dapat mencapai 40 45 meter. Pohon ini tersebar pada hutan lahan pamah yang cukup subur di Maluku. Kayunya dipakai sebagai bahan bangunan. Damar mudanya berwarna kuning keputihan tidak tembus cahaya, sedangkan damar tuanya kehitam-hitaman. Bila diaduk dengan minyak kelapa, damar ini dapat digunakan sebagai pengganti dempul dalam pembuatan kapal atau perahu.

Meranti Bunga tingginya mencapai 30 meter. Pohon ini tersebar di Sumatra Timur, Pulau Bangka, Kalimantan Barat, dan Tenggara. Tumbuhnya di hutan kering campuran yang berketinggian di bawah 600 meter dari permukaan laut. Meskipun kayu pohon ini tidak termakan bubuk, tetapi mudah terbelah, sehingga hanya dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan papan. Banirnya dimanfaatkan penduduk Pulau Bangka untuk membuat roda gerobak dorong. Pepagannya sering digunakan untuk membuat dinding rumah.

Meranti Ketrahan tingginya sampai 35 meter. Pohon ini tumbuh di hutan keruing lahan pamah di Sumatra, di bawah ketinggian 350 meter dari permukaan laut. Kayu pohon ini tergolong baik dan relatif tahan terhadap serangan serangga, dan sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan perahu. Buahnya mengandung sedikit minyak tengkawang dan berkadar lemak rendah. Diduga, biji-biji tengkawang, yang dulu pemah diekspor dari Palembang, sebagian besar berasal dari pohon ini.

Meranti Ketuko tingginya mencapai 30 40 meter. Daunnya membundar telur, dengan ukuran dan warna tervariasi. Pada pohon yang berdaun kecil, warna daun cenderung merah karat, sedangkan yang berdaun kbar cokelat dengan tulang-tulang memucat bila kering. Pohon ini tersebar di Kalimantan dan Sumatra, Pada daerah perbukitan dengan ketinggian di bawah ?00 meter dari permukaan laut. Kayu pohon ini bermanfaat sebagai bahan konstruksi bangunan. Batangnya mengandung damar kuning jernih.

Meranti Kuning tingginya mencapai 30 40 meter dan tidak berbanir. Pohon ini tumbuh di hutan keruing campuran, di perbukitan hingga ketinggian 900 meter dari permukaan laut, di Sumatra, terutama di Jambi, Pulau Lingga, dan Singkep. Kayu pohon ini berwarna merah tua, serta bermanfaat sebagai bahan bangunan meskipun tidak terlalu baik. Pohon ini juga merupakan penghasil damar yang berwarna cokelat tua bercampur kekuningan yang tidak teratur.

Meranti Mandirawan tingginya sampai 30 meter. Pohon ini tersebar di Sumatra, Kalimantan hingga Filipina. Biasanya, tumbuhnya di hutan keruing, pada tanah berpasir, di daerah perbukitan pantai dan di igir-igir pegunungan sampai ketinggian 1.500 meter dari permukaan laut. Kayunya bermanfaat untuk bahan bangunan.

Meranti Merkuyung tingginya mencapai 40 meter dan berbanir. Pohon ini tersebar di Sumatra dan Kalimantan, di hutan primer pada daerah perbukitan yang tanahnya subur dengan ketinggian di bawah 600 meter dari permukaan laut. Kayu pohon ini berguna sebagai bahan bangunan, minyak tengkawangnya banyak digunakan untuk industri kosmetika.

Meranti Merumbung tingginya mencapai 40 meter dan berbanir. Pohon ini tersebar di Kalimantan Tengah dan Tenggara, di daerah pegunungan yang bergelombang dengan tanah berstruktur liat berpasir, pada ketinggian hingga 400 meter dari permukaan laut. Meranti merumbung merupakan sumber kayu meranti merah yang ringan, serta bermanfaat sebagai bahan bangunan dan perabotan rumah tangga.

Meranti Mesupang tingginya mencapai 40 meter. Pohon ini tersebar di Kalimantan, sekitar muara Sungai Kapuas dan Sungai Barito, di hutan campuran rawa gambut, terutama pada dan di samping daerah pantai yang berpasir putih. Kayu pohon ini dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, pembuatan perahu dan perabotan rumah tangga.

Meranti Paya tingginya sampai 40 meter dan berbanir. Pohon ini tersebar di Sumatra, Pulau Bangka, Pulau Belitung, dan Kalimantan. Secara lokal, tumbuhan ini umum dan melimpah di hutan rawa gambut campuran. Kayu pohon ini cukup kuat dan bermanfaat sebagai bahan bangunan.

Meranti Relungkung tidak berbanir dan tingginya sampai 30-40 meter. Pohon ini tersebar di Sumatra Timur, Pulau Bangka, Pulau Belitung, dan Kalimantan. Biasanya, pohon ini tumbuh di hutan keruing campuran berketinggian sampai 500 meter dari permukaan laut. Kayunya banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan buah geluknya merupakan sumber penghasil minyak tengkawang.

Meranti Rumbai tingginya sampai 60 meter dan berbanir. Pohon ini tersebar di Sumatra sekitar Langsa, Pulau Musala, dan Pulau Lingga. Biasanya, pohon ini tumbuh di hutan keruing campuran, pada daerah yang bergelombang dan perbukitan hingga ketinggian 400 meter dari permukaan laut. Kayu pohon ini cukup berat, keras, dan padat, sangat baik untuk bahan bangunan, konstruksi jembatan, serta untuk pembuatan tiang rumah. Damarnya tembus cahaya yang berwar-na kunirig kecokelatan pada bagian dalamnya.

Meranti Sandakan mirip meranti kuning, sehingga sering dianggap sebagai anak jenisnya. Perbedaannya, daunnya berukuran lebih besar dan berbentuk lonjong menyempit. Pohon ini tersebar di Kalimantan Timur, pada daerah asalnya disebut tegerangan batu atau tegerangan sibu. Manfaatnya tidak berbeda dengan meranti kuning.

Meranti Sanga Punai tingginya mencapai 60 meter dan berbanir. Pohon ini tersebar di Sumatra, Pulau Musala, dan Kalimantan, pada daerah yang struktur tanahnya liat, di perbukitan di bawah ketinggian 800 meter dari permukaan laut. Pohon ini sangat penting artinya karena merupakan sumber utama kayu meranti merah yang diperdagangkan sebagai bahan bangunan.

Meranti Tembaga tingginya mencapai 45 meter dan berbanir. Pohon yang tersebar di Sumatra, Bangka, Belitung, dan Kalimantan ini banyak tumbuh di hutan keruing campuran yang tanahnya berstruktur liat, terutama pada ketinggian di bawah 700 meter dari permukaan laut. Pohon ini merupakan salah satu sumber meranti merah yang banyak diperdagangkan. Kayunya mudah diolah, cukup awet, tetapi sedikit mudah terserang serangga dan mudah sekali terbelah. Pepagannya mengandung damar berwarna putih kekuningan. Pada pohon tua, terutama di antara akar dan banir, sering dijumpai gumpalan damar yang berwarna putih, bagian luar cukup keras namun lembek di bagian dalam. Dinyatakan bahwa damar meranti tembaga dapat digunakan sebagai campuran jamu-jamu untuk anak-anak atau gadis-gadis agar otot-otot menjadi kuat dan keras.

Meranti Tempelong berukuran sedang, tingginya mencapai 30 meter dan tidak berbanir. Pohon yang tersebar di Kalimantan ini tumbuh di hutan primer hulu Sungai Kapuas, Serawak sampai Sabah. Tumbuhnya di daerah perbukitan rendah dengan struktur tanah liat berpasir hingga ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Kayu pohon ini dimanfaatkan sebagai bahan bangunan rumah yang ringan.

Di bidang kehutanan, meranti dibagi atas dua kelompok besar, yakni kelompok meranti merah dan kelompok meranti putih.

Meranti Merah terbagi lagi menjadi meranti merah berat dan meranti merah ringan.

Meranti merah berat memiliki kayu yang tergolong kayu dengan berat sedang, bobot jenis 0,60 0,85, kelas kuat II IV, dan kelas awet III IV. Kayunya keras dan berwarna cokelat kuning atau cokelat kemerah-merahan. Permukaan kayunya agak suram dengan tekstur agak kasar serta serat kayu berpadu. Kekerasan kayunya moderat. Day a kembang susutnya sedang, sedangkan daya retaknya kecil. Kayu mudah dikerjakan dengan tangan atau mesin.

Meranti merah ringan berciri kayunya termasuk kayu ringan-sedang dengan bobot jenis 0,31 —0,60, kelas kuat II IV, dan kelas awet III IV. Kayu terasnya berwarna merah muda, setelah kering berubah menjadi lebih gelap. Permukaan kayunya agak mengkilat dengan tekstur agak kasar tetapi rata dan serat berpadu. Kekerasan kayu lunak dengan daya kembang susut sedang dan daya retak kecil. Kayu mudah dikerjakan.

Meranti Putih dikelompokkan sebagai meranti ang dan meranti damar hitam.

Meranti paang (meranti putih) berbatang mengelu. pas tidak teratur. Damarnya tidak berwarna atau kuning, dan kayunya tidak mengandung silika.

Meranti damar hitam (meranti kuning) memiliki batang mengelupas tidak teratur dan damarnya berwarna hitam. Kayunya kuning karena mengandung silika.

Sifat umum kayu meranti putih ini antara lain bobot jenisnya 0,5 0,85, kelas kuat III IV dan kelas awet III IV. Kayunya keras dan berwarna kuning kecokelat-cokelatan dengan noda-noda merah dan berubah menjadi kuning cokelat tua sesudah kering. Muka kayunya agak mengkilat. Teksturnya agak kasar dengan serat yang lurus dan bergelombang. Daya kembang susutnya kecil, sedangkan daya retaknya kecil. Kayunya mudah dipapas, tetapi agak sulit digergaji karena kandungan silika di dalamnya. Kayu meranti banyak dipakai sebagai bahan konstruksi ringan di bawah atap, jendela, lantai, mebel, penyediaan beton, kayu lapis, dan sebagainya.

Damar meranti mempunyai pelbagai macam kualitas dan kegunaan. Umumnya, terutama di kalangan para nelayan, getah ini digunakan untuk mendempul per yang bocor, misalnya damar hitam dari meranti tembaga.

Klasifikasi llmiah. Meranti termasuk suku Dipterocarpaceae (meranti-merantian). Nama ilmiah meranti abang adalah Shorea platycados; meranti bakau S. uliginosa\ meranti bapa S. selanica\ meranti bunga S. teysmanniana; meranti ketrahan S. lepidota; meranti ketuko S. pauciflora; meranti kuning S. macroptera\ meranti mandirawan S. ovata\ meranti merkuyung S. leptoclados)\ meranti merumbung S. smithiana; meranti mesupang S. pachyphylla\ meranti paya S. platycarpa\ meranti relungkung S. ovalis\ meranti rumbaiS. acuminata; meranti sandakan S. sandakensis; meranti sanga punai S. parvifol’w, meranti tembaga S. leprosula; meranti tempelong S. quadrinervis.

Kelompok meranti merah terdiri atas S. acuminata; S.argentifolia\ S. pauciflora; S. leprosula; S. selanica\ dan S. parvifolia. Kelompok meranti putih meliputi S. acuminatissina; S. balanocarpoides\ S. bracteolata\ S. gibbosa\ Parashorea lucida\ P. malaanonan; P. stellata.

Incoming search terms:

  • pohon meranti
  • pengertian pohon meranti
  • tumbuhan meranti
  • pengertian kayu meranti
  • pengertian meranti
  • apa itu meranti
  • klasifikasi meranti
  • meranti berasal dari
  • deskripsi pohon meranti
  • pengertian merenti

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pohon meranti
  • pengertian pohon meranti
  • tumbuhan meranti
  • pengertian kayu meranti
  • pengertian meranti
  • apa itu meranti
  • klasifikasi meranti
  • meranti berasal dari
  • deskripsi pohon meranti
  • pengertian merenti