PENGERTIAN MESIANISME MILITER YAHUDI DAN ASAL MULA KEKRISTENAN ADALAH – Marvin Harris (1974) telah mengemukakan suatu analisis provokatif menge-nai mesianisme militer Yahudi sebagaimana terjadi sekitar masa Kristus. Sebagai tambahan ia berusaha memperlihatkan cara gerakan itu melahirkan Kekristenan.

Bangsa Palestina kuno sudah sejak lama berada di bawah penguasa kolonial oleh sejumlah kekaisaran yang berkuasa. Di bawah kekuasaan Romawi, yang sudah ada bertahun-tahun sebelum maupun sesudah masa hidup Yesus, kebanyakan orang Yahudi yang menduduki Palestina berada dalam keadaan tertindas dan tereksploitasi. Sebagaimana dikemukakan oleh Harris, Palestina adalah korban dari kelaliman kolonial yang ekstrim. Bagian terbesar penduduk terdiri dari petani yang tak bertanah , tukang-tukang yang dibayar rendah, para pelayan, danbudak. Terpisah dari mereka terdapat sejumlah kecil elit pemuka agama, pemilik tanah, dan pedagang yang hidup dalam keadaan sangat mewah. Para petani dikenakan pajak-pajak yang sangat berat dan berbagai bentuk kerja wajib oleh tuan-tuan tanah. Korupsi administrasi dan inflasi dalam ekonomi meraja-lela. Akibat dari semua ini ialah timbulnya kebencian yang sartgat di pihak para petani Galilea terhadap kaum aristokrat Jerussalem.

Hal di atas terjadi selama masa pemerintahan Romawi di mana tradisi mesianisme militer Yahudi berkembang menjadi suatu kekuatan agama dan politik yang potensial. Banyak orang telah muncul dan mengaku sebagai mesias yang akan membebaskan Palestina dari cengkeraman penindasan Romawi dan membentuk kerajaan Tuhan di Bumi. Calon-calon mesias itu tidak ketat religius juga tidak ketat politis dalam perkataan dan perbuatan mereka. Malah, mereka membaurkan yang religius dart yang politik menjadi satu. 

Filed under : Bikers Pintar,