Advertisement

Atau mengasah gigi, adalah upacara lingkaran hidup yang penting bagi orang Bali Trunyan. Tanpa mengasah gigi, seorang Trunyan dianggap masih dalam keadaan sebel (kotor) dan bila meninggal ia tidak dapat menitis kembali ke dunia, melainkan masuk ke kawah, yaitu tempat yang kotor dan menjijikkan. Tujuan pemahatan gigi ini, seperti halnya upacara pemotongan rambut, adalah agar seseorang merasa tenang dan tidak takut menghadapi kematian. Orang yang telah melakukan upacara metatah dan pemotongan rambut dianggap mesange (bersih), dan bila meninggal dapat menitis kembali ke dunia, di antara dadia (klennya).

Upacara ini terdiri atas dua bagian, yaitu metatah gigi secara simbolis ritual dan metatah gigi secara sesungguhnya. Tukang metatah gigi, yang disebut sangging, adalah seorang dukun (balian) yang didatanekan dari luar, karena menurut kepercayaan, orang Trunyan tidak boleh menjadi tukang metatah gigi. Kikiran gigi caling, bersama-sama dengan potongan rambut, ditanam di sanggah dadia dengan upacara tersendiri. Setiap orang yang memahat giginya harus mengorbankan seekor anak babi (kucit) dan hewan lainnya untuk menjamu tamu yang datang menyaksikan upacara tersebut.

Advertisement

Incoming search terms:

  • arti metatah
  • makna metatah
  • pengertian metatah

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti metatah
  • makna metatah
  • pengertian metatah