Advertisement

METODE

Inggris: method. Latin: methodus. Yunani: methodos — meta (sesudah, di atas) hodos (suatu jalan, suatu cara).

Advertisement

1. Metode dan Sistem membentuk hakikat ilmu. Sistem bersangkutan dengan isi ilmu, sementara metode berkaitan dengan aspek formal. Lebih tepat, sistem berarti keseluruhan pengetahuan yang teratur atau totalitas isi dari ilmu.

2. Metode secara harfiah menggambarkan jalan atau cara totalitas ini dicapai dan dibangun. Kita mendekati suatu bidang pengetahuan secara metodis apabila kita mempelajarinya sesuai dengan rencana, mengerjakan bidang-bidangnya yang tertentu, mengatur berbagai kepingan pengetahuan secara logis dan menghasilkan sebanyak mungkin hubungan. Akhirnya, kita mencoba mengetahui masing-masing dan setiap hal bukan hanya “bahwa” hal itu ada melainkan juga “mengapa” hal itu ada sebagaimana adanya jadi kita ingin mengetahui bukan hanya fakta-fakta melainkan juga alasan atau dasar fakta-fakta ini.

Metode umum “semua” ilmu yang digambarkan di atas harus diterapkan sesuai dengan ciri-ciri khas dan perbedaan objek-objek atau bidang pengetahuan yang berlainan. Oleh karena itu, objek pengetahuan yang berlainanlah yang menentukan metode yang tepat yang digunakan untuk meneliti objek-objek itu. Karena itu, satu hal yang menentukan metod’ adalah cara manusia memandang objek tertentu itu (misalnya melalui persepsi inderawi atau dengan penalaran deduktif yang mengatasi tatanan inderawi). Faktor penentu lain adalah struk: tur atau sifat intrinsik hal yang mau diketahui. Metode yanj digunakan harus cocok sedapat-dapatnya. Pemindahan (transferensi) metode yang tepat menyangkut satu ilmu kepada bi dang penelitian yang berbeda dapat menimbulkan distorsi atai kekeliruan besar. Contoh yang bagus dari prosedur ini adalal usaha membangun suatu metafisika yang menyeluruh dengai hanya menggunakan metode-metode yang cocok untuk ilmi fisika.

Advertisement