Advertisement

Bagian ilmu optika yang memanfaatkan mikrolensa dan elemen-elemen optik berukuran kecil yang lain, dengan unjuk-kerja dan kehandalan tinggi yang diperlukan dalam berbagai sistem.

Beberapa pengertian. Untuk dapat memahami konsep-konsep yang dikembangkan dalam mikrooptika, diperkenalkan terlebih dahulu beberapa pengertian yang digunakan dalam bidang ini.

Advertisement

Indeks terdistribusi: indeks bias medium yang mempunyai profil tidak homogen dan berbentuk fungsi parabolik dari jarak, menurut arah radial atau arah aksial medium.

Mikrolensa: lensa yang ukurannya sangat kecil, dalam orde mikrometer atau milimeter.

Komponen mikrooptik: komponen-komponen optik yang digunakan dalam mikrooptika seperti mikrolensa, prisma, penapis (filter), dan kisi, yang semuanya digunakan dalam sistem mikrooptik.

Sistem mikrooptik: sistem optik untuk komunikasi gelombang-cahaya, piringan laser, mesin fotokopi, sensor gelombang-cahaya, dan sebagainya, yang memanfaatkan konsep mikrooptika.

Mikrolensa planar: mikrolensa dengan indeks terdistribusi yang mempunyai profil indeks bias dalam tiga-dimensi di dalam substrat planar; dalam hal ini digunakan teknologi planar untuk membuatnya dan dengan proses fotolitografi dapat dibentuk suatu barisan dua-dimensi.

Optika planar terekaf. konfigurasi mikrooptik yang tersusun dari peranti optik dua-dimensi, seperti mikrolensa planar dan peranti pasif lainnya sepeni pada peranti aktif.

Mikrooptika memanfaatkan sejumlah komponen optik yang ukurannya sangat kecil untuk digunakan dengan elektrooptika seperti komunikasi gelombangcahaya, piringan laser dan mesin fotokopi.

Sejak komunikasi serat optik mulai dipergunakan makin banyaklah komponen-komponen optik yang perlu dikembangkan. Komponen tersebut harus kompak, ringan, unjuk-kerjanya tinggi dan mempunyai berbagai fungsi yang berbeda dengan optika klasik Optika terpadu, yang memanfaatkan konsep pemandu-gelombang dielektrik planar, dipandang sebagai optika masa-depan, namun sekarang masih sulit memperoleh sistem siap-pakai yang terdiri atas komponenkomponen dengan konfigurasi gelombangterpandu. Pada sisi lain, komponen-komponen mikrooptik yang dibuat dari mikrolensa dan elemen optik kecil yang lain secara pragmatis telah digunakan dalam sistem optik yang nyata, seperti sistem komunikasi gelombang-cahaya dan sistem piringan laser. Pada sistem-sistem itu digunakan semua konsep optika klasik, seperti juga optika berkas-cahaya dan bahkan sebagian dari optika gelombang-terpandu. Salah satu peranti penting yang baru diperkenalkan dalam kegiatan riset adalah lensa dengan indeks terdistribusi (DI). Dalam hal ini, digunakan pembiasan sinar-sinar cahaya oleh perubahan indeks bias di dalam medium. Dengan demikian kita dapat membuat lensa dengan permukaan yang datar, dan hal ini sangat esensial untuk aplikasi serat optik karena kita dapat menempelkan serat optik langsung pada lensa, sedangkan lensa klasik akan kehilangan sifat lensanya bila bahan lain menyentuh permukaannya. Jelaslah bahwa lensa dengan indeks terdistribusi memegang peranan penting dalam mikrooptika.

Incoming search terms:

  • komponen mikro optik

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • komponen mikro optik