Status militer.

Pengertian military (militer) adalah Secara tradisional, studi militer difokuskan pada tiga tema utama: pertama, status militer sebagai organisasi yang kompleks, kedua, perannya sebagai profesi; dan terakhir, hubungannya deng­an masyarakat induknya. Pembagian ini didasarkan pada konsep sosiologis dan se­tiap area merefleksikan wajah teori utama. Tetapi, dewasa ini, ada banyak perhatian pada analisis militer sebagai institusi sosial dengan kultur tersendiri.

Wajib militer. Pengertian military (militer) adalah

Ulasan terhadap militer sebagai orga­nisasi mengakui bahwa angkatan bersenja­ta adalah struktur yang sangat birokratis, dengan karakter dasarnya yang mereflek­sikan tipe ideal dari BUREAUCRACY seperti dikonsepkan oleh Max Weber. Pengertian military (militer) adalah Tiga model dasarnya adalah: tentara massa yang di­rekrut melalui wajib militer; tentara warga negara di mana tanggung jawab sipil dan militer adalah beriringan, dan pasukan sukarela. Akan tetapi, meski ada perbe­daan dalam format institusi, ciri utama­nya adalah tingginya derajat otoritas dan pentingnya stabilitas, 1«mtinuitas, dan ho­mogenitas nilai. Sebagai birokrasi, militer dalam struk­tur hierarkisnya menggunakan sejumIah spesialis teknik. Mereka ini pada dasarnya adalah kalangan profesional. Aktivitas me­reka menunjukkan ciri model profesional: ahli, corporateness, dan tanggung jawab. Janowitz (1960), dalam menganalisis mili­ter sebagai sistem sosial, menegaskan bah­wa bagaimanapun juga detail dari karakter ini berubah dari waktu ke waktu. Profesi militer bukan konsep statis tetapi sebuah institusi dinamis yang beradaptasi dengan kondisi masyarakat induknya yang terus berubah. Militer dewasa ini bergeser dari format organisasional yang institusional ke format yang okupasional (Moskos, 1988). Format institusional dilegitimasi dalam term nilai dan norma bersama, yak­ni, tujuan institusi lebih utama ketimbang kepentingan pribadi. Anggota dianggap harus mengikuti konsep seperti tugas, ke­hormatan, negara (Harries-Jenkins, 1977). Model okupasional, sebaliknya, berciri ob­jektif pragmatis dalam pasar kerja. jadinya tugas militer tak ada bedanya dengan pe­kerjaan lain. Pengertian military (militer) adalah Walaupun ada perubahan ini, namun hubungan militer dengan masyarakat in­duknya sebagian besar tidak berubah. Karena memiliki monopoli atas senjata, jaringan komunikasi yang canggih dan or­ganisasi yang ketat, militer tetap berperan dominan dalam masyarakat kontempo­rer. Karena motivasi atau kecenderungan tertentu, militer mungkin melakukan in­tervensi dalam domain kekuasaan sipil. Biasanya militer menguasai sumber daya langka dan karenanya mengundang dis­kusi kritis tentang perilaku militer sebagai institusi sosial. Diskusi ini juga berkaitan dengan sejauh mana angkatan bersenjata menunjukkan transformasi ke arah kon­vergensi dengan struktur dan norma sipil. Beberapa ciri dari kultur militer yang khas dalam term simbol dan ritualnya mungkin bisa diterima di masyarakat luas, tetapi ciri yang lebih penting dari model peran atau nilai-nilainya diharapkan selaras den­gan masyarakat induknya. Keselarasan itu akan menjustifikasi upaya mempertahan­kan militer sebagai institusi khusus yang mengurusi manajemen kekerasan melalui aplikasi pasukan bersenjata.