Advertisement

Merupakan zat alam yang bersifat homogen dan umumnya berbentuk kristal padat dengan susunan kimia serta struktur tertentu. Beberapa mineral sangat sulit didapatkannya sehingga harganya mahal, tetapi sangat populer, antara lain intan dan emas. Tetapi ada juga yang merupakan bahan tambang karena mengandung unsur tertentu, antara lain perak, uranium, galena (sumber timbel), grafit (sumber karbon), dan kalkopirit (sumber tembaga). Mineral harus mempunyai komposisi yang dapat dinyatakan dengan rumus kimia. Mineral bisa berupa unsur tunggal seperti emas (Au), grafit (C), belerang (S), bisa juga berupa senyawa seperti kuarsa (Si02), kalsium karbonat (CaC03), dan magnesit (MgCOi). Mineral juga bukan produk langsung kehidupan. Namun beberapa mineral tertentu, seperti grafit, berasal dari suatu kehidupan, yakni tumbuh-tumbuhan. Grafit mengalami beberapa tahap proses alam yang berlangsung sangat lama, yakni menjadi gambut, batu bara, dan akhirnya membentuk grafit. Dengan proses sangat panjang ini, ciri-ciri tumbuhannya sudah berubah sama sekali, terutama karena telah hilangnya komponen-komponen organiknya.

Hampir semua mineral terbentuk di dalam zat cair. Beberapa kristal mengembang dalam cairan di perut bumi yang disebut magma. Senyawa sangat panas ini menyimpan semua jenis atom yang dibutuhkan untuk penyusunan mineral-mineral. Ketika magma dingin, beberapa atom terikat menjadi satu dan membentuk kristal-kristal sangat kecil. Kristal-kristal itu dapat membesar dengan penambahan lapisan-lapisan atom di permukaan luarnya. Molekul atom-atom baru itu harus memiliki ukuran dan berjumlah sama dengan elektron-elektron pengikatnya agar dapat cocok terpasang pada kristal-kristal tersebut.

Advertisement

. Atom-atom pada beberapa senyawa kimia hampir serupa ukuran dan sifat-sifat kelistrikannya. Sebagian besar atom dapat terpasang pada satu atau beberapa tempat lain di dalam kristal yang sedang tumbuh. Ada beberapa mineral yang memiliki jenis kristal sama tetapi tersusun atas atom-atom yang berbeda. Contohnya, olivin. Kristal dasar olivin tersusun atas atomatom silikon dan oksigen, tetapi atom-atom besi dan magnesium dapat juga sesuai dengan kristal dasar itu. Akibatnya berkembang dua jenis olivin, yakni forsterit, olivin yang mengandung magnesium dan fayalit, olivin yang mengandung besi. Mineral yang bentuknya sama tetapi berbeda komposisinya seperti ini disebut isomorf.

Beberapa kristal mineral terbuat dari atom-atom yang jenisnya sama tetapi cara penyusunannya berbeda. Contohnya, kuarsa, koesite, dan tridimit memiliki jumlah atom oksigen dan silikon yang relatif sama, tetapi kristal-kristalnya berbeda bentuk karena cara penyusunannya tak sama. Mineral semacam ini disebut polimorf.

Ciri-ciri Fisik Mineral. Mineral yang telah ditemukan terdiri atas sekitar 2.000 jenis, karena itu lebih mudahlah mengidentifikasi mineral daripada tumbuhan atau binatang. Metode identifikasi mineral yang paling banyak digunakan adalah analisis kimiawi untuk menentukan komposisinya dan analisis sinar-X untuk menentukan strukturnya. Namun selain mahal dan membutuhkan alat laboratorium, kedua metode analisis ini tidak dapat digunakan di lapangan. Di lapangan, sebagian besar pakar menggunakan ciriciri fisik mineral untuk menentukan jenisnya. Ada empat ciri fisik mineral yang biasa dipakai, yakni warna, kilauan, sudut pembelahan, dan kekerasan.

Warna merupakan ciri fisik utama bagi beberapa mineral, dan warna-warna itu bisa menunjukkan unsur-unsur penyusun mineralnya. Contohnya, permukaan bijih tembaga bisa berwarna hijau karena adanya mineral tembaga karbonat, malachit, atau biru karena adanya azurit. Mineral uranium umumnya berwarna kuning; mangan silikat berwarna merah muda; serpentin berwarna hijau; dan belerang berwarna kuning.

Ada juga mineral-mineral yang dapat ditemukan dalam semua warna, contohnya kuarsa. Pada mineral jenis ini, lapisan-lapisannya (warna mineral bubuknya) lebih spesifik dibanding yang bukan bubuk. Pada mineral bukan-bubuk, lapisan-lapisannya selalu tetap meskipun mempunyai kemampuan berubah-ubah warna. Contohnya, lapisan kuarsa selalu putih.

Kilauan merupakan kemampuan mineral memantulkan sinar. Ada dua macam kilauan mineral, kilauan logam dan bukan logam. Emas, perak, dan grafit merupakan contoh mineral yang memiliki kilauan logam. Mineral-mineral dengan kilauan bukan logam terdapat dalam berbagai penampilan. Kuarsa tampak seperti kaca, adamantin seperti intan, dan berbagai sinabar seperti tanah liat.

Sudut pembelahan merupakan karakterisitk yang secara langsung berhubungan dengan bentuk kristal dan struktur mineral. Sudut pembelahan adalah kecenderungan mineral untuk patah dalam arah-arah yang paralel terhadap permukaan kristal yang mungkin. Sudut pembelahan merupakan refleksi struktur bagian dalam, tempat kekuatan ikatan di antara lapisan-lapisan atom berbeda untuk sisi-sisi yang berbeda.

Beberapa mineral seperti mika, pada lapisan-lapisan dalam struktur, atom-atomnya berikatan sangat kuat, sedangkan di antara lapisan-lapisan itu ikatannya lemah. Mineral-mineral ini dapat dibelah menjadi lempeng-lempeng tipis di sepanjang sisi-sisi pembelahnya, tetapi sangat sulit dipatahkan dalam arah lain. Sudut pembelahan sempurna muskovit (mika putih) dan biotit (mika hitam) merupakan ciri-ciri spesifik mineral-mineral itu. Contoh lainnya, kalsit memiliki sudut pembelahan sempurna dalam tiga arah paralel terhadap sisi-sisi kristal rombohedronnya sedangkan kuarsa tidak memiliki sudut pembelahan ‘

Tingkat kekerasan mineral bisa diketahui dengan menggoreskan satu jenis mineral terhadap jenis lainnya. Mineral yang lebih keras mampu menggores yang lunak. Berdasarkan prinsip itu para ahli mineral menggunakan sebuah skala kekerasan yang didasarkan atas prinsip itu.

Skala Mohs membagi tingkat kekerasan mineral menjadi sepuluh bagian. Skala yang diciptakan oleh Friedrich Mohs pada tahun 1922 ini mendefinisikan angka satu untuk mineral paling lunak dan angka sepuluh untuk yang paling keras. Contohnya skala 1 adalah talk; 2, gipsum; 3, kalsit; 4, fluorit; 5, apatit; 6, feldspar; 7, kuarsa; 8, topaz; 9, korundum; dan 10 yang paling keras, intan. Penentuan tingkat kekerasan dapat dilakukan dengan menggores mineral dengan mineral yang tertera pada skala Mohs. Contohnya, azurit mampu menggores kalsit (skala 3) dan kalsit tidak dapat menggores azurit, tetapi azurit bila digosokkan pada fluorit (skala 4), dua-duanya akan tergores. Karena itu tingkat kekerasan azurit adalah 3,5 sampai 4, di antara kalsit dan fluorit, serta setara dengan fluorit.

Mineral dalam Organisme Hidup. Meskipun mineral artinya bahan galian {mine Inggris artinya tambang), dalam dunia kedokteran mineral diartikan semua unsur ‘anorganik’ (unsur di luar karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen; sementara itu ion anorganik juga dianggap mineral). Beberapa mineral yang terdapat pada organisme hidup adalah kalium, natrium, kalsium, magnesium, mangan, tembaga, besi, zink, aluminium, kobalt, iod, klor, fosforus, sulfur, bikarbonat, dan sebagainya.

Pada organisme hidup, mineral mempunyai fungsi penting, antara lain mengatur distribusi cairan dalam jaringan, mempertahankan keseimbangan asam-basa, mengatur penyaluran rangsang pada saraf dan otot, menjadi bagian molekul hormon dan vitamin tertentu, dan membantu aktivitas beberapa enzim. Mineral dalam tubuh organisme hidup sering disebut zat renik, karena dibutuhkan dalam jumlah sangat kecil. Seperti vitamin, mineral ini sangat dibutuhkan tubuh untuk membantu kelancaran proses metabolisme.

Incoming search terms:

  • pengertian isomorf
  • menggoreskan mineral dengan mineral lainnya adalah tahapan identifikasi untuk menentukan
  • mineral polimorf adalah
  • apa itu polimorf?
  • pengertian analisis mineral
  • isomorf dan polymorf
  • perbedaan kuarsa dengan logam
  • contoh isomorf dan polymorf
  • Ciri ciri Dapat menggores talk tapi tidak dapat menggores kalsit
  • berdasarkan skala mohs mineral yang dapat menggoreskan talk tetapi tidak dapat menggoreskan kalsit adalah

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian isomorf
  • menggoreskan mineral dengan mineral lainnya adalah tahapan identifikasi untuk menentukan
  • mineral polimorf adalah
  • apa itu polimorf?
  • pengertian analisis mineral
  • isomorf dan polymorf
  • perbedaan kuarsa dengan logam
  • contoh isomorf dan polymorf
  • Ciri ciri Dapat menggores talk tapi tidak dapat menggores kalsit
  • berdasarkan skala mohs mineral yang dapat menggoreskan talk tetapi tidak dapat menggoreskan kalsit adalah