Adaptasi.

Pengertian natural selection (seleksi alam) adalah Menu­rut NEo-DARwimsm, seleksi alam adalah penjelasan mckanisme utama organisme untuk beradaptasi denganlingkungan baru. Ini bergantung pada tiga mekanisme tam­bahan: variasi, warisan dan COMPET1TION. Organisme individual bervariasi dalam hal ciri bawaannya, dan beberapa varian melakukan adaptasi yang lebih baik terha­dap lingkungan ketimbang varian lainnya. Karena ada persaingan untuk mendapat­kan sumber daya yang terbatas, individu yang beradaptasi dengan lebih baik mengungguli individu yang kurang baik, dan jika varian unggul ini bisa diwariskan, maka ia akan menjadi penerus yang lebih banyak, dan menjadi spesies yang paling baik beradaptasi dengan lingkungannya.

Ekologi kultural. Pengertian natural selection (seleksi alam) adalah

Beberapa perkembangan utama dalam pemikiran sosial belakangan ini menunjuk­kan adanya pengaruh dari ide seleksi alam. Ekologi kultural mengeksplorasi adaptasi ideologi dan aspek kultur lain terhadap lingkungannya (Sahlins dan Service, 1960) dan memanfaatkan, secara analogis, ide seleksi alam tersebut, seperti teori Talcott Parsons (1966), yang mengasosiasikannya dengan fungsionalismenya, tentang pem­baruan adaptif melalui diferensiasi (lihat EVOLUTIONARY PROCESS IN SOCIEFY). Ide adaptasi via variasi dan seleksi men­jadi model bagi BEHAVIOURISM, seperti yang diajukan oleh B. F. Slcinner (1971, Bab 1), dan dipakai oleh F. A. Hayek (1973) untuk menerangkan perkembangan pasar (lihat EVOLUTIONARY PROCESS IN THE ECONOMY) dan untuk menjustifikasi OPEN SOCIETY. Ide ini, yang juga memberi inspirasi bagi epis­temologi evolusioner Karl Popper (1972), telah memberi landasan bagi PRAGMAT1SM John Dewey (1938) dan, dalam domain biologi. Ide tentang adaptasi melalui seleksi di­pakai oleh pendukung SOCIAL DARWIN1SM untulc membela ketimpangan yang dise­babkan oleh persaingan kompetisi tanpa batas, dan oleh pendukung eugenik untulc menjustifikasi program reprodulcsi restrik­tif. Mungkin pengaruh jangka panjang terpenting dari ide seleksi alam ini adalah kontribusinya untuk proses SECULARIZA­TION. Pengertian natural selection (seleksi alam) adalah Sebab gagasan seleksi memberikan pandangan alternatif untulc kreasionisme yang diasosiasikan dengan fundamental­isme religius, karena gagasan itu menjelas­kan adaptasi organisme terhadap lingkun­gannya dan adaptasinya dengan organisme lain. Salah satu kesalahpahaman umum terhadap seleksi alam perlu dicatat di sini. Proses evolusi melalui selelcsi diorientasi­kan bukan untuk tujuan final dan tidak selalu menimbulkan urutan tahapan yang pasti yang melahirkan PRoGREss. Teori seleksi alam karcnanya bertentangan de­ngan HisToRicism.