Advertisement

Suatu jenis tanaman yang bijinya menjadi salah satu bahan makanan pokok dan sumber karbohidrat manusia, terutama di negara-negara Asia. Diperkirakan, padi sudah ditanam kira-kira 8.000 tahun sebelum Masehi di India dan Cina. Sekarang, pembudidayaan padi sudah menyebar ke seluruh dunia, di daerah antara lintang 45° belahan bumi utara dan lintang 40° belahan bumi selatan. Lebih dari 60 persen produksi beras dunia dihasilkan Cina, India, dan Indonesia.

Morfologi. Perawakan padi berupa rumpun. Tingginya bervariasi menurut varietasnya; tinggi varietas yang pendek 0,3 meter, sedangkan yang tinggi sampai 7 meter, namun umumnya 1 – 2 meter. Tanaman padi terbagi atas bagian vegetatif dan generatif. Bagian vegetatif terdiri atas akar, batang, dan daun; sedangkan bagian generatif adalah malai, gabah, dan bunga. Akar padi termasuk akar serabut. Daunnya tumbuh pada ruas batang dan terdiri atas helai daun, pelepah daun, telinga daun, dan lidah daun. Pelepah daunnya, yang membungkus batang, mempunyai panjang, bentuk, dan kerapatan bervariasi untuk setiap varietas.

Advertisement

Lidah daunnya mempunyai panjang, lebar, bentuk, warna, dan sudut yang bervariasi untuk setiap varie-tas. Pada buku muncul daun dan tunas acogan kedudukan daun selang seling. Antarruas yang paling bawah pendek dan tebal; makin ke atas, diameter dan ketebalan antarruas semakin kecil, demikian pula panjangnya. Perbungaannya, yang muncul di ujung batang, berupa malai yang bercabang-cabang. Panjang dan pendeknya malai bergantung pada varietas padi. Pada malai muncul gabah yang jumlah, bentuk, dan ukurannya bervariasi. Gabah terdiri atas lapisan pembungkus yang disebut sekam dan biji yang sering disebut beras pecah kulit.

Adakalanya, ujung gabah ditumbuhi bulu pen-dek. Beras juga mempunyai warna beraneka ragam, yakni bening, kusam, putih di bagian perut, dll. Berat gabah kering 12-44 miligram, tergantung pada va-rietas padi; sedangkan sekam keringnya sekitar 20 persen dari berat gabah kering.

Budi Daya. Padi ditanam hampir di seluruh daerah di Indonesia, mulai dari daerah dekat pantai, rawa-rawa, sampai pegunungan. Secara garis besar, ada dua ienis padi, yakni padi yang tumbuh di rawa dan dataran rendah, serta padi yang tumbuh di dataran tinggi dan tanah kering. Jenis pertama, yang paling sering dibudidayakan (85 – 90 persen), disebut padi sawah; sedangkan jenis kedua dikenal sebagai padi ladang atau padi gogo dengan pengusahaannya hanya sekitar 10-15 persen. Yang termasuk padi sawah antara lain padi pasang surut, padi gogo rancah, dan padi rawa atau padi lebak. Padi ladang ditanam di tegai, kebun, ladang, atau huma. Di Indonesia, ragam budi daya padi yang umum adalah (1) padi sawah berpengairan persen); (2) padi sawah tadah hujan (20 persen); padi sawah rawa air dalam dan pasang surut (3 persen); dan padi gogo (14 persen).

Umumnya, padi dapat tumbuh di segala tipe tanah, namun yang terbaik adalah tipe tanah yang dapat menahan air, seperti di lembah sungai dan delta sungai. Di lingkungan sawah yang tidak punya masalah pengairan, padi sawah dapat ditanam dua atau tiga kali berturut-turut dalam satu tahun; sedangkan di lingkungan daratan, yang airnya berasal dari air hujan, oadi ladang hanya mungkin ditanam satu kali. Karena sangat tergantung pada curah hujan, hasil panen padi ladang pun tidak tetap. Artinya, jika curah hujannya cukup, ditambah penggunaan benih, pemupukan, dan pemeliharaan yang baik, hasil panen padi ladang hampir sama dengan padi sawah, yakni 4 — 5 ton gabah kering per hektar, sebaliknya, jika curah hujannya kurang, hasil panennya pun berkurang, sampai 1—3 ton gabah kering per hektar.

Biasanya, tanah yang ditanami padi kekurangan unsur nitrogen dan fosforus, karena itu perlu diberi pupuk yang mengandung unsur-unsur tersebut. Namun, adakalanya padi yang ditanam di tanah yang terendam air mendapatkan tambahan unsur nitrogen dari ganggang biru yang tumbuh pada rendaman air tersebut; ganggang biru ini merupakan salah satu organisme yang dapat mengikat nitrogen molekul.

Padi tumbuh baik di daerah yang bersuhu 21 – 38°C dan bercurah hujan paling sedikit 114 sentime. Irigasi baru diperlukan jika curah hujan kurang dari nilai minimum itu. Padi sawah ditanam di tanah sawah. Tanah sawah mencakup sawah pengairan, tadah hujan, sawah pasang surut, rembesan, lebak, dll. Sawah merupakan petak-petak tanah pertanian yang dikelilingi oleh pematang dari tanah. Selain sebagai pembatas, pematang juga dipakai untuk jalan petani dan penahan air di dalam areal sawah. Di dataran rendah, sawah terhampar sama tinggi; sedangkan di dataran tinggi atau di lereng pegunungan, sawah berupa petak-petak sawah yang tersusun sebagai teras- teras seperti tangga.

Sebelum ditanam di sawah, benih padi ditaburkan atau disemai terlebih dahulu di petak sawah khusus yang disebut persemaian. Karena hanya ditebar saja, bibit yang tumbuh di petak ini sangat rapat. Sementara itu, petak sawah besar dibajak untuk membalikkan tanah dan diisi air setinggi 15 — 30 sentimeter.

Setelah berumur sekitar 1 bulan, bibit dipindahkan ke petak sawah. Bibit ini ditanam dengan tangan. Untuk itu, beberapa petani berdiri berjejer menurut garis lurus dan berjalan mundur dan lurus sambil menanam bibit padi.

Selama penanaman, air dijaga tingginya sehingga sawah tidak pemah kering. Tetapi, bila padi sudah semakin tua, tinggi air semakin dikurangi, sampai akhirnya ketika panen tiba, sawah dalam keadaan kering.

Petani mulai memanen ketika biji padi sudah me-nguning. Panenannya dilakukan secara manual. Dengan menggunakan ani-ani (pisau pemotong padi), atau dengan sabit, batang padi dipotong. Lalu, potongan tanaman padi diikat segenggam-segenggam dan dijemur sampai kering. Setelah kering batang padi dipukul-pukulkan sehingga bijinya runtuh. Butir padi ini ditumpuk, lalu digiling dengan mesin giling untuk menghilangkan sekamnya. Biji padi padi tanpa sekam disebut beras.

Jenis Padi. Dengan bertambahnya populasi manusia di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang di Asia, kebutuhan akan beras juga meningkat. Karena itu, budi daya padi pun perlu ditingkatkan. Sejak tahun 1960-an, pakar botani berusaha mengembangkan jenis padi unggul yang menghasilkan banyak biji dan yang tahan terhadap serangan hama. Selain itu, jenis padi unggul ini juga dipilih sesuai dengan iklim tempat tumbuhnya. Untuk mendapatkannya, pakar botani berusaha mengawinkan jenis padi yang tinggi produksi bijinya dengan jenis yang tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Diperkirakan, ada sekitar 7.000 – 8.000 varietas padi yang telah ditemukan.

Di Indonesia, bahan makanan pokok sebagian besar penduduknya adalah beras. Selain itu, dibandingkan bahan makan pokok sampingan lainnya, seperti jagung, sagu, dan ubi-ubian, padi mempunyai beberapa kelebihan lain, misalnya tingkat produktivitasnya tinggi, tahan lama dalam tempat penyimpanan, pengangkutannya mudah, dan secara tidak langsung petak sawah merupakan salah satu cara konversasi tanah dan air. Karena itu, budi daya padi di sini sangat penting. Pemerintah, melalui Departemen Pertanian, terus mengadakan percobaan untuk menemukan padi jenis unggul, sehingga produksinya terus meningkat. Selanjutnya, padi jenis unggul ini diperkenalkan pada para petani melalui penyuluhan-penyuluhan pertanian. Pada umumnya, para petani sangat berminat menanam padi jenis unggul ini. Hampir semua padi jenis unggul yang ditanam di Indonesia tergolong padi cere (Indica). Contoh padi jenis unggul antara lain Bengawan dan Sigadis.

Bengawan dianjurkan untuk ditanam sebagai padi sawah dataran rendah sampai ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Padi ini tahan terhadap penyakit mentek dan penjemuran yang lama, serta mutu berasnya baik dan rasa nasinya enak. Sigadis dianjurkan ditanam di sawah dataran rendah. Padi ini tahan terhadap penyakit kresek dan penjemuran yang lama.

Berdasarkan data yang telah dikumpulkan Biro Pusat Statistik tahun 1986, produksi padi sawah dan ladang pada musim tanam Januari-April adalah 18.893.231 ton, Mei-Agustus 13.185.681 ton, dan September-Desember 7.647.849 ton. Jadi jumlah total produksi padi sawah dan ladang selama tahun 1986 adalah 39.726.761 ton.

Incoming search terms:

  • pengertian padi
  • pengertian padi sawah
  • pengertian tanaman padi
  • definisi padi
  • penjelasan padi
  • petak petak sawah yang tersusun sebagai teras seperti tangga disebut
  • penjelasan tentang padi
  • apa itu padi
  • tentang padi
  • definisi padi sawah

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian padi
  • pengertian padi sawah
  • pengertian tanaman padi
  • definisi padi
  • penjelasan padi
  • petak petak sawah yang tersusun sebagai teras seperti tangga disebut
  • penjelasan tentang padi
  • apa itu padi
  • tentang padi
  • definisi padi sawah