Advertisement

PENGERTIAN PAGUYUBAN PATREM TATA TENTREM – Didirikan oleh Gawindo Sugito pada tahun 1980 di Yogyakarta. Penghayatan ini meliput kanuragan, kebatinan, kejiwaan, dan kerohanian yang dilakukan dengan semadi, manekung, dan sujud prihatin. Pedoman pengabdian Patrem disebut Panca Prasetia, yaitu (1) sanggup memelihara kepribadian; (2) sanggup patuh pada kejujuran; (3) sanggup mempertinggi prestasi; (4) sanggup menjaga sopan santun; (5) sanggup menguasai diri. Kegiatan paguyuban ini didasarkan atas jiwa dan kepribadian Indonesia dalam rangka melestarikan nilai budaya spiritual bangsa, seraya menyembah kepada Tuhan Yang Maha Esa demi memayu hayu bawana. Upacara khusus dilakukan pada malam Jumat Kliwon, Jumat Legi dan di bulan Suro. Anggota paguyuban ini tersebar di Yogyakarta.

Advertisement
Advertisement