Advertisement

Batang logam berujung runcing yang digunakan untuk melekatkan bahan-bahan bangunan, terutama yang berserat, seperti kayu, dengan cara menembus keduanya. Selain kayu, paku juga cukup kuat untuk menembus tembok bukan beton dan lempeng tipis logam. Paku mungkin ditemukan pertama kali di negara-negara di sekitar Laut Tengah, terutama Mesir, beberapa ribu tahun sebelum Masehi. Namun paku dijumpai sebagai bahan bangunan sekitar abad ke-10 SM. Setelah jaman Abad Pertengahan, paku dipopulerkan kembali oleh imigran-imigran bangSa Eropa di Amerika Utara pada sekitar tahun 1700-an.

Paku bisa dibagi menjadi tiga bagian, ujung, badani dan kepala paku. Ujung paku umumnya runcingi sedangkan badannya berpermukaan halus, dan ‘ epaJ lanya tumpul melebar. Di dekat bagian kepala per-f mukaan badan paku dibuat tak halus – sedikit bergeJ rigi – untuk mempererat lekatnya pada bahan yang ditembusnya; agar tak mudah lepas. Walau tak lazim,: untuk mempererat lekatnya pada kegunaan tertentu,! ada badan paku yang seluruhnya dibuat dipopulerkan kembali oleh imigran-imigran bangSa Eropa di Amerika Utara pada sekitar tahun 1700-an.

Advertisement

Paku ditembuskan pada dua benda yang akan saling dilekatkan memakai palu. Ujungnya yang runcing mampu membuat jalan masuk bagi badannya, Pada kayu, ujung runcing paku tak menyebabkan serat kayu patah. Agar bisa lewat, ujung ini menyingj kirkan serat kayu tempat paku akan lewat. Namun pada paku khusus kayu keras, yang berujung tumpul, ujungnya berguna untuk mematahkan beberapa serati kayu yang akan dilewati. Setelah ujungnya masuk,: paku harus dipukul terus hingga kepalanya – ujung? belakang tempat pukulan palu dijatuhkan – menempel rata pada permukaan benda. Kepala paku yang’ berujung melebar rata ini berfungsi agar paku atau. benda yang dilekatkan tak bergeser dan lepas. Kekuatan ikatan paku bergantung pada banyak hal, di antaranya sifat bahan atau serat kayunya, jenis dan ukuran paku, banyaknya paku yang digunakan, serta beban yang diterimanya.

Ukuran paku beraneka ragam, umumnya bertingkat mulai dari panjang 1 hingga 15 sentimeter. Semakin panjang pakunya, semakin besar diameter badannya. Standardisasi ukuran paku mungkin diawali dil Inggris beberapa ratus tahun yang lalu. Di Inggris paku diukur dalam inci, mulai dari 1 inci dan bertingkat setiap 0,25 inci. Namun di sana paku lebih lazimi dinyatakan dalam satuan penny dengan lambang misalnya 2d setara dengan 2,54 sentimeter (1 inci) dan 20d setara dengan 10,16 sentimeter (4 inci).

Kini terdapat beraneka ragam bentuk paku. Di antaranya, paku payung, yang panjang badannya hanya: 1 sentimeter dengan kepala berbentuk setengah bola. Paku ini terutama digunakan untuk menempelkan kertas-ke papan kayu. Paku kabel, yang berbentuk seperti huruf U terbalik, berguna untuk melekatkan kabel di tembok atau kayu. Badan paku jenis ini; terbungkus isolasi plastik. Paku sepatu yang berbadan pipih, kecil, dengan panjang tak lebih dari dua sentimeter, digunakan untuk melekatkan sol sepatu.

Incoming search terms:

  • fungsi paku
  • kegunaan paku
  • Definisi paku
  • pengertian paku bangunan
  • pengertian paku
  • pengertian paku beton
  • makna paku
  • manfaat paku bangunan
  • fungsi dan kegunaan paku
  • arti paku dari kayu

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • fungsi paku
  • kegunaan paku
  • Definisi paku
  • pengertian paku bangunan
  • pengertian paku
  • pengertian paku beton
  • makna paku
  • manfaat paku bangunan
  • fungsi dan kegunaan paku
  • arti paku dari kayu