PENGERTIAN PARADIGMA ANTROPOLOGI ADALAH

80 views

PENGERTIAN PARADIGMA ANTROPOLOGI ADALAH – Dalam melaksanakan penelitian ilmiah, ilmuwan kerap kali tersirat dalam hal sumber-sumber teori dan inspirasi mereka. Kesadaran tidak selalu menjadi pedoman dalam memilih paradigma (Ember dan Ember 1996 : 21). Ketidakkonsistenan kerap kali menandai cara-cara di mana berbagai paradigma diterapkan untuk menanggapi berbagai masalah, dan tentu saja, paradigma memiliki rentang mulai dari “tanpa bentuk” hingga “yang bentuknya tegas”.

Dalam upaya membangun suatu pemahaman ilmiah mengenai pengalaman manusia yang komprehensif dan progresif antropolog menyandang dua tugas. Pertama, mengonstruksi paradigma yang bermakna dan produktifyang mampu menjelaskan fenomena manusia yang signifikan. Kedua, mempertajam paradigma tersebut dengan analisis kritis dan komparatif (lihat, Ember dan Ember 1996: 112). Pembandingan paradigma-paradigma tak dapat tidak mendorong kita untuk memilih paradigma, sedangkan paradigma tertentu mungkin akan digantikan oleh paradigma lain dengan landasan pertimbangan tertentu. Akhirnya, sasaran kajian antropologi adalah untuk mengembangkan paradigma secara lebih tajam daripada paradigma sebelumnya untuk menjelaskan kondisi manusia. Barangkali, tak akan ada paradigma yang terbaik; yang terpenting kita catat bahwa suatu paradigma mungkin lebih baik daripada paradigma lain, tetapi tidak ada paradigma yang dapat menganalisis semua kemungkinan.

Sejarah antropologi penuh diwarnai oleh divergensi teori yang semakin meningkat, dan pola tersebut tampaknya terus berlangsung. Tidak ada kesepakatan tentang berapa jumlah paradigma dalam antropologi pada masa kini, tapi ada kesepakatan umum, sebagaimana yang dikemukakan Barrett (1984), bahwa disiplin ini adalah oemultiparadigmatik”. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *